Jelang Sidang Tuntutan Djoko Tjandra, DPR Ingatkan Jangan Sampai Tuntutan Rendah


Kamis, 04 Maret 2021 - 10:24:16 WIB
Jelang Sidang Tuntutan Djoko Tjandra, DPR Ingatkan Jangan Sampai Tuntutan Rendah Djoko Tjandra.

HARIANHALUAN.COM - Tersangka kasus suap red notice Djoko Tjandra (DT) akan menjalani sidang tuntutan yang akan dibacakan di Pengadilan Tipikor, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus), Kamis (4/3/2021).

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, mengatakan, Kejaksaan Agung sudah menunjukkan kinerja cemerlangnya dengan mengawal kasus DT sejauh ini. Karenanya, hal baik ini harus dilanjutkan dengan memberikan tuntutan yang tidak rendah.
Baca Juga: Hari Ini, Djoko Tjandra Jalani Sidang Tuntutan 2 Kasus Suap

Baca Juga : Komisi VII DPR Mulyanto: Harga Listrik di Indonesia Sudah Mahal dan Tak Perlu Dinaikkan Lagi

"Kami yakin Jaksa Agung saat ini sudah memberikan bukti penanganan korupsi yang cemerlang untuk kasus-kasus kelas kakap seperti Jiwasraya, Asabri dan BPJS. Nah, momen yg bagus tersebut agar jangan dirusak dengan melakukan tuntutan yang rendah terhadap kasus Joko Tjandra," kata Sahroni dilansir dari okezone.com, Kamis (4/3/2021).

Sahroni mencontohkan, pada kasus Pinangki, kejaksaan menuntut hukuman 4 tahun penjara, yang kemudian diputus hakim menjadi 10 tahun. Putusan ini tentunya harus dijadikan barometer oleh Jaksa Penuntut Umum dalam mengajukan tuntutan bagi Djoko Tjandra.

Baca Juga : Ungkap Alasan Disuntik Vaksin Nusantara, Aburizal Bakrie: Saya Utang Nyawa ke Terawan

"Kejaksaan perlu berkaca pada kasusnya Pinangki. Dia dituntut jaksa 4 tahun, namun diputus hakim jadi 10 tahun," pinta Sahroni.

"Artinya putusan Pinangki tersebut harus dijadikan barometer tuntutan Jaksa Penuntut Umum terhadap terdakwa Joko Chandra," pungkas legislator asal Tanjung Priok itu. (*)

Baca Juga : Tak Hanya TMII, Sejumlah Aset Negara Ini juga Bakal Disita dari Anak Soeharto

Editor : Heldi Satria | Sumber : okezone.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]