Termasuk Kepulauan Mentawai, Luhut Ungkap Potensi Gempa Megathrust di Pantai Barat Sumatera dan Selatan Jawa


Kamis, 04 Maret 2021 - 12:26:04 WIB
Termasuk Kepulauan Mentawai, Luhut Ungkap Potensi Gempa Megathrust di Pantai Barat Sumatera dan Selatan Jawa Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta pemerintah daerah khususnya di pantai barat Sumatra dan Selatan pulau Jawa untuk melakukan mitigasi menyusul adanya potensi gempa megathrust di daerah tersebut. Luhut awalnya memaparkan gempa pada Januari 2021. Gempa tersebut menimbulkan kerusakan.

"Gempa merusak Indonesia selama Januari 2021, kalau anda lihat di beberapa tempat walaupun skalanya nggak besar, tetapi yang di Sulut, Talaud itu magnitudo-nya sudah 7,1," kata Luhut dalam Rakornas Penanganan Bencana Tahun 2021 yang disiarkan YouTube BNPB, Kamis (4/3/2021), dikutip dari detikcom.

Baca Juga : Pesan Penting Kapolri, Tidak Ada Ampun Bagi Polisi yang Terlibat Narkoba!

Luhut kemudian memaparkan potensi gempa megathrust di Indonesia. Luhut menyebut petensi itu mungkin terjadi di barat pulau Sumatera dan selatan pulau Jawa.

"Kita ini takut megathrust ini, megathrust yang bisa aja terjadi di pantai barat dari Sumatera, pantai selatan Jawa. Ini memang kita harus duga kalau itu akan terjadi, di mana kapan dan bagaimana itu yang kita tidak tahu. Itulah alam itu. Jadi kita semua harus siap menghadapi itu," jelasnya.

Baca Juga : Kemajuan Industri 4.0 Dorong Indonesia Menuju Sepuluh Besar Kekuatan Ekonomi Global

Berdasarkan slide yang dipaparkan Luhut berikut zona megathust tersebut:

- Kepulauan Mentawai
- Lampung, Selat Sunda, Banten
- Selatan Bali
- Sulawesi Utara
- Laut Maluku
- Utara Papua
- Laut Banda

Baca Juga : Airlangga Hartarto: Praktik Korupsi Hambat Laju Pertumbuhan Ekonomi 

Luhut juga memaparkan zona aktif gempa pada Januari 2021. Menurutnya itu perlu diperhatikan oleh pemerintah daerah.

"Kemudian dasar satu, zona aktif gempa Januari 2021 ini tolong kita simak zona aktif gempa Januari, gempa Januari 2021 itu ada di Aceh, Nias, Aceh mungkin tidak berulang tsunami, mungkin menurut saya, saya tidak tahu, tapi karena baru 15 tahun yang lalu. Tapi di Nias bisa saja terjadi, atau di Padang, karena Padang daerah patahannya itu. Atau juga di Bengkulu itu juga daerah-daerah berbahaya, Lombok, Sumbawa, Sumba, Sulbar, Sulteng, Gorontalo, Laut Maluku, Seram. Ini semua area-area yang perlu kita perhatikan," katanya.

Baca Juga : RUU Kejaksaan, DPR dan Pemerintah Sepakat Penguatan Korps Adhyaksa

Selain itu, Luhut juga menjabarkan zona rawan tsunami. Dia meminta kepada kepala daerah untuk memetakan potensi tersebut dan melakukan mitigasi.

"Kalau kita lihat peta sebaran desa rawan tsunami di Indonesia anda bisa lihat semua ini terdampak. Jadi teman-teman Gubernur, atau Bupati yang melihat peta sebaran rawan ini saya kira sudah punya semua ayo kita hati-hati. Jangan karena sudah setahun tidak ada, tiga tahun tidak ada, atau lima tahun tidak ada, lantas besok tidak ada, besok bisa saja, atau setelah ini pun bisa saja, karena tidak ada yang bisa mengatur gempa ini. Ini teknologi apapun menurut Prof Korita itu Jepang yang paling, dan menurut saya harusnya kita leading," katanya.

"Jadi saya berharap kita semua supaya tidak pernah mengatakan tidak ada, semua berpotensi bisa terjadi besok, bisa terjadi lusa," sambungnya. (*)

Editor : Rahma Nurjana | Sumber : detik.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]