Mengenal 8 Kisah yang Berkembang di Solsel Melalui Buku 'Mendulang Cerita Rakyat'


Kamis, 04 Maret 2021 - 12:39:48 WIB
Mengenal 8 Kisah yang Berkembang di Solsel Melalui Buku 'Mendulang Cerita Rakyat' Buku mendulang cerita rakyat karya Fahmiati dibagikan kepada Plt Kepala Disdikpora Solsel Novrizon.

PADANG ARO, HARIANHALUAN.COM - Melalui buku "Mendulang Cerita Rakyat" karya Fahmiati masyarakat Solok Selatan (Solsel) bisa kembali mengenal delapan kisah cerita rakyat yang berkembang secara lisan, secara turun-temurun.

Fahmiati meyakini masih banyak cerita rakyat yang belum tertulis atau dibukukan di Solsel. Kisah yang dituliskannya dalam buku ini hanya sebagian dari cerita rakyat yang berkembang di kabupaten Sarantau Sasurambi.

Baca Juga : Hasil Dua Operasi Polda Sumbar, Ratusan Tersangka Sudah Ditangkap

Simak Terus Berita Sumbar Hari Ini di harianhaluan.com

"Ide ini muncul ketika saya masih menjadi pengajar di SMP 12 Solsel. Mata pelajaran yang saya ajarkan ketika itu bahasa Inggris," kata Fahmiati yang saat ini bertugas sebagai Kepala Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di Solsel pada Harianhaluan.com, Kamis (4/3/2021).

Baca Juga : Wabup Pasaman Sabar AS Minta PMI Jaga Ketersediaan Stok Darah

Dia menyebutkan, ketika ia mengajar siswa tentang Narrative text (menulis suatu cerita/kisah, para peserta didik cenderung menuliskan kisah fiksi atau dongeng luar, cinderella dan kisah fiksi lainnya yang bukan cerita masyarakat lokal.

Simak Terus Berita Sumbar Terkini di harianhaluan.com

Baca Juga : Operasi Antik Singgalang 2021 di Pasaman, 20 Paket Ganja Kering Diamankan

"Disini saya menilai peserta didik mulai lupa akan cerita rakyat yang berkembang di Solsel sehingga muncul ide untuk kembali mengenalkan cerita rakyat yang berkembang di daerah melalui tulisan yang dibukukan. Merawat cerita lokal," ujarnya.

Mulai sejak itu, kata Fahmiati, ia bersama sang suami mencari informasi tentang cerita-cerita rakyat yang berkembang di Solsel. Informasi dihimpun mulai dari siswa, guru dan masyarakat. Alhasil, dikarenakan keterbatasan biaya, Fahmiati hanya mampu mencetak satu kodi buku (20 eksemplar) dengan 8 kisah berbeda.

Baca Juga : Hari Pertama Ramadhan, Dispar Sumbar Gelar Pertemuan antara Pelaku Pariwisata dan Citilink

"Masih banyak sebetulnya cerita rakyat di Solsel tapi karena keterbatasan juga sehingga belum bisa menuliskannya. Semoga saja buku ini, bisa menjadi bahan bacaan untuk peserta didik di Solsel. Supaya lebih mengenal cerita rakyat yang ada di daerah, ikut melestarikan," katanya.

Selanjutnya, Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Solsel, Novrizon mengatakan buku karya Fahmiati bisa untuk dijadikan buku referensi bacaan siswa di Solsel.

Delapan cerita yang diangkat yaitu, Batu Palimauan di Pakan Rabaa, sebuah batu besar yang menampung air hujan dan konon mudah mencari jodoh setelah mandi dengan air di Batu ini. Batu Bangkai di Kecamatan Pauh Duo kisah tentang wanita yang hamil di luar nikah dan menjadi batu. 

Bancah Birunguik disekitar Taratak Bukareh Pauh Duo, tentang anak gadis yang masuk dalam rawa karena suka cemberut melawan orangtuanya. 

Asal Mula Bukik Putuih di Lubuk Gadang Sangir kisah tentang lokasi perlintasan ular naga sampai ada yang kualat jika berkata kotor di daerah bukit tersebut.

Bancah Tingkuluak di Lubuk Batuang, di Kecamatan Sangir Balai Janggo juga mengisahkan wanita yang melawan sama orangtuanya sehingga masuk dalam rawa dan hanya menyisakan tingkuluaknya (penutup kepala).

Asal Mula Bukit Patanahan di Sikinjang Lubuk Gadang tentang perbuatan musyrik masyarakat yang ditegur seekor harimau sehingga masyarakat kembali sadar dan berjanji di bukit itu untuk tidak berbuat syirik.

Batu Pacaturan di Pakan Rabaa merupakan batu besar yang digunakan untuk main catur, peninggalan Belanda. Konon mampu menghilangkan lelah selepas bekerja di sawah setelah bermain catur di atas batu besar itu.  

Batu Kabau di Pakan Rabaa tentang cerita sumpah masyarakat yang berlaku ketika kerbau dan anaknya hilang, sehingga ketemu setelah menjadi batu. (*)

Reporter : Jefli | Editor : Rahma Nurjana
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]