Vaksinasi di Pasar Raya Padang, Sejumlah Pedagang Tidak Mau Disuntik


Kamis, 04 Maret 2021 - 15:22:15 WIB
Vaksinasi di Pasar Raya Padang, Sejumlah Pedagang Tidak Mau Disuntik Pedagang bumbu dapur, Adinda

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Sekitar 2.500 pedagang di pasar  Kota Padang menerima vaksin Sinovac hari ini, Kamis (4/3/2021). Vaksinasi di Lobi Blok III Pasar Raya Padang yang diikuti oleh pedagang, petugas Dinas Perdagangan Kota Padang, dan masyarakat pasar lainnya.

Pemberian vaksin dilakukan pada pukul 08.00 hingga 15.00 WIB dan tak hanya pedagang pasar tradisional juga menyasar pasar modern seperti pusat perbelanjaan. Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Andree Algamar mengatakan sosialisasi sudah dilakukan selama dua minggu.

Baca Juga : Prakiraan Cuaca Sumbar 17-19 April, Simak Wilayah yang Diperkirakan Hujan

Simak Terus Berita Sumbar Hari Ini di harianhaluan.com

Meskipun pelaksanaan vaksin diikuti oleh masyarakat pasar dengan antusias, masih ada sebagian pedagang yang enggan divaksin. Alasannya karena takut akan kandungan bahan vaksin tersebut. Selain itu, pedagang juga mengaku takut dengan efek yang terjadi setelah disuntik.

Baca Juga : Wabup Pessel Resmikan Masjid Ar-Rahman Rawa Bubur Tapan

"Saya tidak mau divaksin karena kandungan bahannya kita tidak tahu dan takut efeknya," kata salah seorang pedagang, Adinda.

Simak Terus Berita Sumbar Terkini di harianhaluan.com

Baca Juga : Pantauan Perkembangan Virus Corona di Sumbar: Positif 169, Sembuh 162, dan Meninggal Dunia 4 Orang

Ia melanjutkan, dirinya tidak mau disuntik karena banyaknya berita yang beredar mengenai efek dari vaksin tersebut. Sehingga, Adinda lebih memilih tidak disuntik vaksin karena saat sosialisasi pun Dinas Perdagangan Kota Padang menyatakan tidak ada paksaan.

"Banyaknya berita yang beredar di media sosial yang kita lihat efeknya seperti apa. Saya tidak mau disuntik, saya juga senang karena tidak ada paksaan juga," terangnya.

Baca Juga : Safari Ramadan, Gubernur: Yang Menguatkan Iman dan Adab adalah Alquran

Hal yang sama juga dikatakan oleh pedagang lainnya, Ani Suryani. Dirinya enggan untuk divaksin karena ia merasa sehat-sehat saja. Menurutnya vaksin hanya diberikan kepada orang yang memiliki daya tahan tubuh rendah.

"Lihat-lihat dulu, vaksinnya nanti-nanti saja. Saya juga merasa tubuh masih sehat," sebutnya.

Ani mengungkapkan, sosialisasi yang dilakukan Dinas Perdagangan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Padang telah sampai kepadanya. Meskipun begitu, dirinya tetap enggan untuk divaksin dengan alasan adanya penyakit bawaan seperti darah tinggi.(*)

Reporter : Merinda Faradianti | Editor : Rahma Nurjana
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]