Perkara Tewasnya Siswi Intan Aulia Dilimpahkan ke Kejaksaan


Kamis, 04 Maret 2021 - 22:19:03 WIB
Perkara Tewasnya Siswi Intan Aulia Dilimpahkan ke Kejaksaan MAA saat mejalani proses tahap II di Kantor Polres Pelalawan.(Ist-Haluanriau.co)

PEKANBARU,HARIANHALUAN.COM-Penanganan perkara dugaan pembunuhan terhadap seorang siswi yang bernama Intan Aulia Sari  sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Pelalawan, Provinsi Riau oleh penyidik kepolisian.

Dalam perkara ini terdapat seorang tersangka yang juga anak di bawah umur. Tersangka itu berinisial MAA. Dia disinyalir adalah teman korban, yang masih berusia 17 tahun.

Baca Juga : Duh! Istri Marbut di Solsel Digigit Anjing saat Melerai Suami Berkelahi dengan Pemilik

MAA berhasil diamankan Kepolisian Resor Pelalawan pada Jumat (19/2/21) lalu. Berhasil merampungkan proses penyidikan, penyidik kepolisian kemudian menyerahkan tersangka dan barang bukti ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“JPU Anak pada Kejari Pelalawan telah menerima penyerahan tersangka anak dan barang bukti, atau tahap II atas nama MAA dari Penyidik Polres Pelalawan,” ujar Kepala Kejari Pelalawan Silpia Rosalina melalui Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Sumriadi, Kamis (4/3/21).

Baca Juga : Diduga Gegara Cemburu, Seorang Suami Tega Habisi Istrinya

Mengingat masih pandemi Covid-19, pelaksanaan tahap II dilakukan secara virtual. Dimana JPU memeriksa berkas dan barang bukti dari kantor Kejari Pelalawan.

“Tahap II yang dilaksanakan secara daring tersebut dilakukan oleh JPU Anak Syafrida SH,” sebut Jaksa yang karib disapa Udo Adi itu seperti dilansir Haluanriau.co.

Baca Juga : Ratusan Tabung Gas Subsidi 3 Kg Disita Petugas Polsek

Dengan telah dilakukannya proses tersebut, JPU kata Sumriadi, akan menyiapkan surat dakwaan. Itu dilakukan sebelum berkas perkara dilimpahkan ke pengadilan.

“Dalam waktu sesegera mungkin perkara anak tersebut akan dilimpahkan ke pengadilan untuk selanjutnya disidangkan,” imbuh mantan Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan (PB3R) Kejari Siak itu.

Baca Juga : Astaghfirullah, TKW di Malaysia Dianiaya Majikan, 5 Tahun Tak Digaji

Diketahui, korban sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga pada Senin (8/2). Saat itu Intan pamit dari rumah mengantarkan tugas ke sekolah.

Sejak saat itu Intan tak kembali ke rumah dan membuat keluarganya panik. Kabar hilangnya Intan kemudian beredar luas di media sosial Facebook, WAG, hingga Instagram.

Pada Kamis (11/2) sore, warga mencium bau busuk saat melintas di Jalisbon Desa Dundangan. Setelah dicari ternyata, aroma tak sedap itu berasal dari mayat yang ada di tepi jalan. Mayat itu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara dan dilakukan visum serta autopsi.

Polisi memastikan jika jenazah tersebut adalah Intan Aulia Sari, siswi SMP Bernas yang dilaporkan hilang empat hari sebelumnya.

Dari pengusutan perkara yang dilakukan Korps Bhayangkara yang dikomandani AKBP Indra Wijatmiko, diketahui identitas pelaku, hingga akhirnya bisa diamankan.

Dari penyidikan polisi terungkap motif pelaku nekat menghabisi nyawa gadis berusia 15 tahun tersebut. Korban mengaku hamil dan meminta pelaku bertanggungjawab atas bayi yang dikandungnya. Mendengar pengakuan gadis belia itu, tersangka langsung khilaf dengan mencekik korban.

“Anak MAA disangka melanggar Pasal 338 KUHP Jo Undang-undang (UU) Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak dan atau Pasal 80 ayat (3) Jo Pasal 76 C UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak,” pungkas Sumriadi.(*)

Editor : Dodi | Sumber : Haluanriau.co
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]