Dugaan Kudeta Demokrat Kian Jadi Kenyataan: Judulnya Acara Gamki Ternyata Isinya KLB


Jumat, 05 Maret 2021 - 06:32:30 WIB
Dugaan Kudeta Demokrat Kian Jadi Kenyataan: Judulnya Acara Gamki Ternyata Isinya KLB Banner, baliho dan spanduk besar biru bertuliskan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di acara Gamki. (Foto: Twitter Imelda Sari)

TANGSEL, HARIANHALUAN.COM - Cuitan Bappilu DPP Partai Demokrat Andi Arief lewat akun Twitter-nya @AndiArief_ID, soal KLB di Sumatera Utara pun semakin menjadi kenyataan. Dugaan kudeta Partai Demokrat melalui KLB di Hotel The Hill, Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, ternyata benar terjadi. 

Acara yang mengatasnamakan Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (Gamki) itu, rupanya hanya sebagai kamuflase. Di dalam hall yang katanya acara Gamki, terbentang banner, baliho dan spanduk besar biru bertuliskan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat.

Baca Juga : Survei IPO: AHY Masuk Lima Besar Tokoh Potensial di Pilpres 2024, Anies Teratas

"Judulnya acara Gamki. Tahu-tahu di dalam banner seperti ini, peserta para penghianat. Jadi siapa yang merestui? Kita bertanya?," tulis Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat Imelda Sari, pada akun Twitter-nya @isari68, Jumat (5/3/2021), dilansir dari Okezone.

Kongres yang diselenggarakan tanpa persetujuan dari DPP Partai Demokrat ini dianggapnya liar atau ica-ica. Sejarah akan mencatatnya yang terburuk.

Baca Juga : Pakar Analisis Ucapan Moeldoko 'Diperintah Jokowi': Tak Ubahnya Unjuk Kekuatan

"Tidak ada persetujuan DPP @PDemokrat dan Majelis Tinggi yang tercantum dalam SK yang disahkan Menkumham. Sejarah akan mencatat, KLB ica-ica," sambung Imelda, masih dalam cuitannya.

Sebelumnya, Fraksi Partai Demokrat (F-PD) Hinca Pandjaitan mengatakan, pihaknya sudah melakukan pengecekan langsung dan dapat dipastikan bahwa penyelenggaraan KLB Partai Demokrat itu ilegal, karena tidak mendapatkan izin dari pihak kepolisian. 

Baca Juga : Berikut Daftar Pengurus Masyumi Reborn: Ahmad Yani Ketum, Alfian Tanjung Waketum

"Oleh karena penyelenggaraan KLB itu tidak ada izinnya. Maka negara harus membubarkannya demi hukum. Jika tidak dibubarkan, maka negara membiarkan pelanggaran hukum itu," pungkasnya.

Editor : Rahma Nurjana | Sumber : okezone.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]