Sejak Dini Hari, Gunung Merapi Muntahkan Lava Pijar 50 Kali


Jumat, 05 Maret 2021 - 07:24:37 WIB
Sejak Dini Hari, Gunung Merapi Muntahkan Lava Pijar 50 Kali Gunung Merapi

YOGYAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Sampai saat ini, gunung Merapi masih terus melakukan aktivitas vulkanik yang tergolong tinggi. Bahkan, sejak Jumat 5 Maret 2021 dini hari, teramati terjadi luncuran lava pijar sebanyak 50 kali.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida mengatakan, aktivitas vulkanik gunung Merapi hingga kini masih tinggi. Bahkan, setelah beberapa waktu terjadi penurunan aktivitas, beberapa hari terakhir aktivitas kembali naik.

Baca Juga : Pesan Penting Kapolri, Tidak Ada Ampun Bagi Polisi yang Terlibat Narkoba!

"Kami mencatat selama enam jam sejak pukul 00.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB teramati 50 kali guguran lava pijar, " terangnya, Jumat (5/3/2021), dilansir dari Okezone.

Untuk jarak luncur,Hanik menjelaskan masih aman dan di bawah rekomendasi. Jarak luncur maksimal untuk lava pijar sejak dini hari sejauh 1.200 meter menuju arah barat daya.

Baca Juga : Kemajuan Industri 4.0 Dorong Indonesia Menuju Sepuluh Besar Kekuatan Ekonomi Global

Untuk asap kawah, teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 100 meter di atas puncak kawah.

Secara kegempaan, terjadi 53 kali gempa guguran, 3 kali gempa hembusan, satu kali gempa fase jauh, satu kali gempa vulkanik dangkal serta 3 kali gempa tektonik jauh.

Baca Juga : Airlangga Hartarto: Praktik Korupsi Hambat Laju Pertumbuhan Ekonomi 

Sebelumnya dalam dua jam sejak pukul 20.00 WIB sampai dengan pukul 22.00 WIB malam tadi, gunung api teraktif di Indonesia ini kembali semburkan awan panas atau dikenal dengan wedus gembel sebanyak tiga kali.

Awan panas guguran terjadi pada pukul 20.00 WIB yang tercatat di seismogram dengan amplitudo 25 mm dan durasi 126 detik, estimasi Jarak luncur 1300 m ke arah Barat Daya. Kemudian, awan panas kembali terjadi pada pukul 21.36 WIB.

Baca Juga : RUU Kejaksaan, DPR dan Pemerintah Sepakat Penguatan Korps Adhyaksa

Awan panas tercatat di seismogram dengan amplitudo 30 mm dan durasi 145 detik dengan jarak luncur mencapai 1500 meter arah barat daya. Awan panas kembali terjadi pada pukul 21.42 WIB. Awan panas tercatat di seismogram dengan amplitudo 25 mm dan durasi 126 detik. Jarak luncur berkisar 1300 meter ke arah barat daya.

Meskipun intensitas vulkanik tinggi, namun belum ada perubahan status Merapi. "Merapi masih status siaga atau level III. Jarak aman lebih dari 5 jam dari puncak, " pungkas Hanik. (*)

Editor : Rahma Nurjana | Sumber : okezone.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]