Hujan Tidak Merata, Hotspot Masih Terpantau di Sumbar


Jumat, 05 Maret 2021 - 21:51:49 WIB
Hujan Tidak Merata, Hotspot Masih Terpantau di Sumbar Dok Tempo

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Stasiun Pemantau Atmosfer Global (GAW) Bukit Koto Tabang mengungkapkan, bahwa terlihat peningkatan nilai PM10 yg terpantau oleh Stasiun GAW Koto Tabang. Meski dua hari terjadi hujan merata pada wilayah Sumbar.

"Hal ini karena wilayah di sekitar Sumbar utamanya pantai timur Sumatera masih terpantau adanya hotspot," Kepala Stasiun Pemantau Atmosfer Global (GAW) Bukit Kototabang, Wan Dayantolis, MSi, Jumat (5/3/2021).

Baca Juga : Wabup Pessel Resmikan Masjid Ar-Rahman Rawa Bubur Tapan

Simak Terus Berita Sumbar Hari Ini di Harianhaluan.com

Berdasarkan prediksi ECMWF, Wan Dayantolis menjelaskan, konsentrasi rerata 24 jam (pkl 00:00 - 23:00 WIB) untuk paramater PM2.5 di Kabupaten dan Kota di Sumatera Barat untuk periode 4-6 Maret 2021 masih menunjukkan potensi wilayah-wilayah dengan konsentrasi PM2.5 di atas 15,5 μg/m3 (Lampiran 1 PERMEN LHK No.14/2020: batas atas konsentrasi rerata 24 jam PM2.5 untuk kategori kualitas udara BAIK).

"Hal ini mengindikasikan masih adanya potensi penurunan kualitas udara di Kabupaten dan Kota di Sumatera Bara," terang Wan Dayantolis.

Baca Juga : Pantauan Perkembangan Virus Corona di Sumbar: Positif 169, Sembuh 162, dan Meninggal Dunia 4 Orang

Simak Terus Berita Sumbar Terkini di Harianhaluan.com

Berikut Kabupaten dan Kota dengan prediksi konsentrasi rerata 24 jam PM2.5 di atas 15,5 μg/m3 untuk periode 5-6 Maret 2021:

Jumat (5/3/2021)

Baca Juga : Safari Ramadan, Gubernur: Yang Menguatkan Iman dan Adab adalah Alquran

Agam

Dharmasraya

Baca Juga : Bantu Korban Bencana di Sulbar, Pemprov Sumbar Kembali Gelontorkan Dana Rp241 Juta

Padang Pariaman

Kota Padang

Kota Pariaman

Sabtu (6/3/2021)

Tidak ada atau nihil.

Lebih lanjut, kata Wan Dayantolis, dengan pengecualian Kepulauan Mentawai, Pesisir Selatan, dan Solok Selatan, terindikasi penurunan kualitas udara di Kabupaten dan Kota di Sumatera Barat untuk esok hari.

Wan Dayantolid menegaskan, hasil pantauan hotspot dari LAPAN untuk Sumatera dalam 24 jam terakhir mencatat adanya 34 hotspot di Riau, dengan rincian 3 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi, 28 hotspot sedang, dan 3 hotspot rendah.

"Pola pergerakan angin menunjukkan udara yang masuk ke Sumatera Barat masih dipengaruhi oleh sumber emisi dari Riau. Kondisi inilah yang diprediksi memberikan dampak terhadap penurunan kualitas udara di Sumatera Barat," sambung Wan Dayantolis.

Wan Dayantolis menuturkan, prediksi ECMWF untuk hari ini, 5 Maret 2021 menunjukkan peningkatan kualitas udara di Kabupaten dan Kota di Sumatera Barat, dan tidak ada terdeteksi adanya wilayah dengan konsentrasi rerata 24 jam PM2.5 di atas 15,5 μg/m3 untuk tanggal 6 Maret 2021.

"Kondisi ini akan terus dimutakhirkan dengan melihat peluang hujan di Riau dan Sumatera Barat, dan potensi ke munculan hotspot," tukasnya. (*)

Reporter : Milna Miana | Editor : Milna Miana
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]