Karhutla Cagar Biosfer Capai 100 Hektare, Tim Kesulitan Lakukan Pemadaman


Jumat, 05 Maret 2021 - 21:59:05 WIB
Karhutla Cagar Biosfer Capai 100 Hektare, Tim Kesulitan Lakukan Pemadaman Ilustrasi. Karhutla.(Ist-Haluanriau.co)

PEKANBARU,HARIANHALUAN.COM- Lahan gambut di Cagar Biosfer Giam Siak Kecil-Bukit Batu, Provinsi Riau terbakar. Karhutla mencapai 100 hektare.


Tim pemadam gabungan yang dipimpin Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau mengalami kendala untuk memadamkan akibat cuaca panas dan kencangnya hembusan angin.

Baca Juga : Bakti Sosial Digelar Satlantas Polres Siak pada Enam Lokasi

"Angin kencang dan cuaca cukup panas menjadi kendala utama yang menyulitkan pemadaman," kata Kepala BBKSDA Riau, Suharyono dalam pernyataan pers di Pekanbaru, Jumat (5/3/21) seperti dilansir Antaranews.com.

BBKSDA Riau menyatakan estimasi luas kebakaran mencapai 100 hektare yang terjadi selama 12 hari terakhir.

Baca Juga : Mayat Membusuk, NTT Butuh Penanggulang Penyakit

Tim darat terdiri dari gabungan petugas BBKSDA Riau, TNI-Polisi, Manggala Agni KLHK, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan regu pemadam kebakaran PT. Arara Abadi.

"Tim gabungan terbagi dalam empat tim serta satu tim koordinasi," katanya.

Baca Juga : Paket Sembako Dibagikan Lanal Ranai untuk Warga Teluk Buton

Ia menjelaskan Tim 1 terdiri dari TNI, Polisi, MPA dan pihak perusahaan, melakukan pemadaman di sepanjang jalan Bagan Benio serta melakukan pemadaman ke arah selatan.
 Tim 2 terdiri dari petugas BBKSDA Riau, melakukan pemadaman dilokasi bagian timur, sedangkan Tim 3 juga dari BBKSDA Riau melakukan pemadaman dan pendinginan dilokasi sepanjang kanal untuk mencegah api menyeberang kanal. 

Kemudian Tim 4 terdiri dari BBKSDA Riau dan regu dari pihak perusahaan melakukan pemadaman pada lokasi yang berbatasan dengan tegakan pohon.

Baca Juga : Asap Hitam Pabrik Milik BIM Diduga Cemari Udara

Suharyono mengatakan saat ini masih terdapat satu titik kebakaran pada lokasi Tim 3, yang tidak terjangkau selang pemadaman namun telah ada tambahan bantuan tenaga maupun peralatan dari Manggala Agni Daops Dumai.

"Sedangkan pada lokasi tim 1 dan 2 masih terdapat asap dari pembakaran sisa bahan bakar yang belum terbakar," katanya.

Adapun pada lokasi Tim 4 telah sampai pada ujung kebakaran dan bagian luar dan api telah dipadamkan. Meski begitu, asap masih timbul pada bagian tengah dan petugas terus melakukan pendinginan di lahan gambut tersebut.

Ia mengatakan upaya pemadaman dilakukan oleh tim dari darat dan dibantu oleh helikopter bantuan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), yang menjatuhkan air dari udara (water bombing).

"Pada Kamis, 4 Maret 2021 juga telah dilakukan water bombing sebanyak tiga kali," ujarnya.

Ia mengatakan bantuan tenaga dan peralatan terus berdatangan untuk upaya mempercepat pemadaman. Selain itu, Tim kordinasi bertugas ke Desa Tasik Serai yang tak jauh dari lokasi kebakaran untuk melakukan sosialisasi dan mengajak masyarakat berperan aktif dalam pencegahan dan pemadaman Karhutla. (*)

Editor : Dodi | Sumber : Antaranews.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]