Berikut 5 Kisah Atlet Indonesia yang Pilih Jadi Mualaf, Nomor 1 Mantan Kiper Timnas Indonesia di Piala AFF 2010


Sabtu, 06 Maret 2021 - 15:11:05 WIB
Berikut 5 Kisah Atlet Indonesia yang Pilih Jadi Mualaf, Nomor 1 Mantan Kiper Timnas Indonesia di Piala AFF 2010 Mantan kiper Timnas Indonesia, Markus Horison.

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Selain prestasi atlet, sisi kehidupan mereka juga terkadang mampu menjadi hal yang menarik untuk dibicarakan. Untuk kali ini, mari membahas terkait keputusan besar yang telah dipilih oleh seorang atlet terkait kepercayaan mereka

Tentunya membahas keyakinan seseorang adalah hal yang cukup sensitif. Akan tetapi, tentunya para atlet itu harus diapresiasi karena telah berani mengambil suatu keputusan besar untuk kehidupan mereka. Apalagi jika hal itu adalah soal keyakinan.

Baca Juga : Mohamed Salah Khawatir Situasi Kontraknya di Liverpool

Lantas siapa saja atlet-atlet yang berani mengubah keyakinan mereka? Dikutip dari Okezone setidaknya ada lima atlet bintang yang mengubah kepercayaan mereka menjadi memeluk agama Islam.

Berikut 5 Kisah Atlet Indonesia yang Pilih Jadi Mualaf:

Baca Juga : Bikin Liverpool Frustrasi, Real Madrid Tembus Semifinal Liga Champions

5. Diego Michiels

Salah satu atlet yang memutuskan menjadi mualaf adalah Diego Michiels. Pemain naturalisasi Tim Nasional (Timnas) Indonesia itu menjadi mualaf pada 2013. Diego sudah mulai mempelajari agama Islam sejak dirinya masih tinggal di Belanda.

Baca Juga : Timnas Indonesia Pastikan Uji Coba dengan Oman

Akan tetapi baru pada 2013, Diego akhirnya memantapkan diri untuk memeluk agama Islam dengan mengucapkan dua kalimat syahadat di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Setelah menjadi mualaf, Diego pun mengubah namanya menjadi Diego Muhammad Bin Robbie Michiels.

4. Lindswell Kwok

Baca Juga : Neymar Konfirmasi Perbarui Kontrak dengan PSG

Lindswell diketahui baru mempelajari Islam sejak 2015. Wanita kelahiran Binjai, Sumatera Utara, 24 September 1991 itu perlahan-lahan makin memahami ajaran Islam. Setelah mempelajari Islam lebih dalam, Lindswell pun mengetahui betapa indahnya agama yang dibawa Nabi Muhammad SAW tersebut.

Mantan atlet wushu itu semakin tertarik pada Islam saat melihat rekannya sesama atlet wushu, Juwita Niza Wasni, salat. Lindswell pun memantapkan diri untuk berpindah keyakinan dengan memeluk agama Islam.

Kendati begitu, Lindswell baru mempublikasikannya kepada publik soal agamanya usai gelaran Asian Games 2018. Lalu, pada akhir 2018, Lindswell memutuskan menikah dengan Hulaefi, tepatnya pada 9 Desember 2018.

3. Cristian Gonzales

Cristian Gonzales menjadi mualaf pada 9 Oktober 2003. Keputusan ini diambil mantan pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia itu setelah menikahi perempuan bernama, Eva Nurida Siregar. Gonzales pun memiliki nama Islam, yakni Mustafa Habibi.

Karier Gonzales meningkat pesat usai dirinya menjadi mualaf. Penyerang kelahiran Uruguay itu tiga kali menjadi top skor Liga Indonesia, tepatnya pada 2005, 2006, dan 2007-2008. Di kancah tim nasional (timnas), Gonzales membantu Indonesia menyabet status runner-up di Piala AFF 2010.

2. Maria Febe Kusumastuti

Setelah sebelumnya dari dunia sepakbola dan wushu, maka kali ini membahas dari dunia bulu tangkis Tanah Air. Adalah Maria Febe Kusumastuti, atlet tepuk bulu yang memutuskan menjadi mualaf.

Sebagai salah satu atlet bulu tangkis putri terbaik yang pernah dimiliki oleh Indonesia, Maria memutuskan menjadi mualaf pada 2017, atau setahun setelah ia pensiun.

Momen sakral itu terjadi melalui telekonferensi dari Ortario, Kanada. Setelah itu, Maria menikah dengan salah satu mantan pebulu tangkis Indonesia, Andrei Adistia, pada tahun yang sama. Sejak itu, Maria mengenakan hijab sebagaimana ajaran dalam Islam.

1. Markus Horison

Indonesia pernah memiliki salah satu kiper hebat dan berkarakter bernama Markus Horison. Untuk mengenalinya, maka cukup melihat rupa Markus yang pada saat itu terkenal karena tak memiliki rambut alias botak.

Markus Horison adalah mantan kiper Tim Nasional (Timnas) Indonesia dan pernah menjadi andalan di Piala AFF 2010. Ia sempat mengambil keputusan besar pada 2004 silam, yakni berpindah agama menjadi memeluk islam.

Setelah memeluk Islam, Markus memiliki nama Muhammad Haris Maulana. Keputusan Markus berpindah keyakinan sempat mendapatkan penolakan dari keluarga. Akan tetapi, Markus mampu melewati berbagai masalah yang timbul dari keputusannya menjadi mualaf. Dia pun tampak taat menjalani perintah Allah SWT. (*)

Editor : Rahma Nurjana | Sumber : okezone.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]