Ada Beberapa Varian Mutasi Corona Baru yang Ditemukan, Apa saja?


Ahad, 07 Maret 2021 - 05:08:15 WIB
Ada Beberapa Varian Mutasi Corona Baru yang Ditemukan, Apa saja? Ilustrasi

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Para ilmuan mengidentifikasi bahwa terdapat 16 kasus varian baru Covid-19 di Inggris. Delapan varian virus diantaranya saat ini masuk dalam daftar varian yang diwaspadai, termasuk Corona B117. Dikutip dari Teknologi.id, Minggu (7/3/2021) Public Health England (PHE) menetapkan delapan varian ini sebagai Variant Under Investigation (VUI), yang berarti sedang dalam daftar pantauan.

Varian ini disebut memiliki mutasi yang sama dengan varian yang muncul di Afrika Selatan dan Brasil. Para ahli meyakini perubahan tersebut dapat membantu virus menghindari kekebalan dari vaksinasi atau infeksi sebelumnya. Sistem pengawasan varian Inggris pertama kali menemukan kasus-kasus tersebut pada 15 Februari lalu.

Baca Juga : Pria Lajang Lebih Berisiko Terkena Penyakit Mematikan Ini

Simak Terus Berita Sumbar Hari ini di Harianhaluan.com

Katanya, terdapat 16 orang yang sudah dites dan hasilnya positif dan orang yang melakukan kontak dengan mereka, telah dilacak dan disarankan untuk diisolasi. PHE mengatakan, kasus tersebut secara geografis tersebar di seluruh Inggris. Berikut ini daftar 8 varian mutasi yang sedang dalam pantauan Inggris. Disebutkan dalam keterangan di daftar tersebut, sejauh ini belum ada nama resmi yang disepakati secara internasional untuk penamaan varian tersebut.

Baca Juga : Dokter Maxi: Percepatan Vaksinasi Butuh Peran Seluruh Elemen Masyarakat

Simak Terus Berita Sumbar Terkini di Harianhaluan.com

Pihak berwenang juga berusaha melacak seseorang di Inggris yang diketahui telah terinfeksi varian di Brasil. Pencarian telah dipersempit menjadi 379 rumah tangga di wilayah tenggara Inggris. Semua orang di area tersebut diundang untuk mengikuti tes COVID-19, meski mereka tidak menunjukkan gejala. Varian virus memang akan terus berubah.

Baca Juga : Sumbar 155 Kasus, Jabar dan DKI Terbanyak Penambahan Positif Covid-19 Sabtu Ini

Semua virus bermutasi saat membuat salinan baru dari dirinya sendiri untuk menyebar dan berkembang. Namun beberapa perubahan dapat mempengaruhi seberapa baik vaksin saat ini bekerja. Para ilmuwan saat ini sedang mencari cara untuk menyesuaikan vaksin virus Corona yang terus muncul varian baru ini.

Vaksin-vaksin yang dibuat diharapkan mampu menawarkan perlindungan yang tinggi terhadap penyakit saat virus bermutasi. Regulator obat Inggris MHRA mengatakan, vaksin baru kini dapat dilacak dengan cepat melalui sistem persetujuan tanpa studi klinis yang panjang.(*)

Baca Juga : Ini Tips Mencegah Dehidrasi Kulit saat Berpuasa

Editor : Merinda Faradianti | Sumber : Teknologi.id
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]