Agar Tak Malu Sama Tuhan, Denny Siregar Ingatkan SBY Tentang Gus Dur


Ahad, 07 Maret 2021 - 17:28:37 WIB
Agar Tak Malu Sama Tuhan, Denny Siregar Ingatkan SBY Tentang Gus Dur Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

HARIANHALUAN.COM - Pegiat media sosial Denny Siregar menyentil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara.

SBY sempat marah sampai memohon ampunan kepada Tuhan karena merasa salah telah memberi jabatan kepada Moeldoko yang dalam KLB tersebut diangkat menjadi ketua umum partai.

Baca Juga : Pesan Penting Kapolri, Tidak Ada Ampun Bagi Polisi yang Terlibat Narkoba!

SBY juga menyatakan, "Saya mohon ampun kepada Allah SWT, atas kesalahan saya itu."

Hal ini agaknya menggelitik Denny Siregar. Ia kemudian mengunggah sebuah berita berjudul "Gus Dur tuding SBY-JK kacaukan PKB". Denny lantas meminta maaf dan mengingatkan kepada SBY soal masalah itu.

Baca Juga : Kemajuan Industri 4.0 Dorong Indonesia Menuju Sepuluh Besar Kekuatan Ekonomi Global

"Maaf pak @SBYudhoyono sekadar mengingatkan supaya enggak malu sama Tuhan," tutur Denny, seperti dikutip dari suara.com, Minggu (07/03/2021).

Polemik yang menimpa Paratai Demokrat ini juga dialami sejumlah partai. Termasuk PKB saat Abdurrahman Wahid alias Gus Dur masih hidup. Pecahnya PKB terjadi saat SBY menjabat sebagai presiden RI.

Baca Juga : Airlangga Hartarto: Praktik Korupsi Hambat Laju Pertumbuhan Ekonomi 

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD termasuk yang membandingkan pecahnya Demokrat ini dengan pecahnya PKB.

Dalam pernyataan tertulis di akun jejaring media sosial miliknya, Mahfud mengungkapkan KLB saat ini seperti halnya yang terjadi pada Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada 2008 silam.

Baca Juga : RUU Kejaksaan, DPR dan Pemerintah Sepakat Penguatan Korps Adhyaksa

Pada kepemimpinan SBY saat itu, terjadi gejolak ditubuh PKB seperti yang terjadi pada KLB Demokrat sekarang. Terjadi dualisme kepemimpinan partai antara PKB versi Parung yang mendukung Gus Dur dan versi Ancol yang memilik Cak Imin.

Namun pemerintah SBY kala itu memilih untuk menyikapinya dengan tidak menganggap bahwa terjadi pelanggaran, dengan dalih polemik itu adalah urusan internal partai.

Pegiat media sosial Denny Siregar menyentil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara.

SBY sempat marah sampai memohon ampunan kepada Tuhan karena merasa salah telah memberi jabatan kepada Moeldoko--yang dalam KLB tersebut diangkat menjadi ketua umum partai.

SBY juga menyatakan, "Saya mohon ampun kepada Allah SWT, atas kesalahan saya itu."

Hal ini agaknya menggelitik Denny Siregar. Ia kemudian mengunggah sebuah berita berjudul "Gus Dur tuding SBY-JK kacaukan PKB". Denny lantas meminta maaf dan mengingatkan kepada SBY soal masalah itu.

"Maaf pak @SBYudhoyono sekadar mengingatkan supaya enggak malu sama Tuhan," tutur Denny, seperti dikutip dari suara.com, Minggu (07/03/2021).

Polemik yang menimpa Paratai Demokrat ini juga dialami sejumlah partai. Termasuk PKB saat Abdurrahman Wahid alias Gus Dur masih hidup. Pecahnya PKB terjadi saat SBY menjabat sebagai presiden RI.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD termasuk yang membandingkan pecahnya Demokrat ini dengan pecahnya PKB.

Dalam pernyataan tertulis di akun jejaring media sosial miliknya, Mahfud mengungkapkan KLB saat ini seperti halnya yang terjadi pada Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada 2008 silam.

Pada kepemimpinan SBY saat itu, terjadi gejolak ditubuh PKB seperti yang terjadi pada KLB Demokrat sekarang. Terjadi dualisme kepemimpinan partai antara PKB versi Parung yang mendukung Gus Dur dan versi Ancol yang memilik Cak Imin.

Namun pemerintah SBY kala itu memilih untuk menyikapinya dengan tidak menganggap bahwa terjadi pelanggaran, dengan dalih polemik itu adalah urusan internal partai. (*)

Editor : Heldi Satria | Sumber : Suara.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]