Demam Tanaman Hias di Padang Terus Meluas


Ahad, 07 Maret 2021 - 20:58:43 WIB
Demam Tanaman Hias di Padang Terus Meluas Pecinta tanaman hias di Kota Padang.

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Bagi sebagian masyarakat mengurus tanaman hias menjadi kegiatan baru di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19. Berawal dari keinginan sesaat hingga serius mengoleksi tanaman tersebut.

Hal ini berdampak pada omset penjualan tanaman hias yang ada di pusat tanaman hias di Lubuk Minturun, Kota Padang.

Baca Juga : Resmikan Surau Papan Palinggam Padang, Gubernur: Mari Ciptakan Pemimpin Masa Datang

Simak Terus Berita Sumbar Hari Ini di Harianhaluan.com

Salah satu penjual tanaman hias di Lubuk Minturun, Ita mengaku, permintaan tinggi namun tidak seiring dengan jumlah ketersedian tanaman hias yang terbatas sehingga membuat harga melesat naik. Dengan begitu juga berpengaruh pada kenaikan omset.

"Sekarang sering kehabisan tanaman hias, seperti mawar dan keladi yang pemintanya semakin banyak. Omset yang didapat pun juga melebih hari biasa," kata Ita, Minggu (7/3/2021).

Baca Juga : Cara Mengatasi Bau Mulut, Banyak Minum Air Putih saat Berbuka

Simak Terus Berita Sumbar Terkini di Harianhaluan.com

Ita menyebutkan, peningkatkan hasil penjualan sebesar 80 persen. Kalau sedang banyak pembeli penjual sehari bisa mencapai Rp500.000 hingga Rp1.000.000.

"Saya berharap agar permintaan tanaman tetap tinggi sehingga dapat menambah penghasilannya sehari-hari," harap Ita.

Baca Juga : Hadiri Wirid di Perumda AM Padang, Hendri Septa Ajak Tingkatkan Kepedulian

Sebelumnya, sejak pandemi virus Corona atau Covid-19 mewabah di Kota Padang, Provinsi Sumbar, tanaman hias jenis keladi menjadi salah satu tanaman yang paling banyak dicari masyarakat, apalagi kaum emak-emak. Mereka rela merogoh kocek dalam-dalam hanya untuk mengoleksi tanaman hias itu.

Salah seorang penjual bunga di Lubuk Minturun, Qora mengatakan, untuk saat ini yang paling banyak dicari tanaman hias jenis keladi. Keladi yang diminati tersebut, seperti caladium white queen, caladium spring fling atau keladi pink, caladium freida hemple atau keladi bicolor.

Baca Juga : Pemko Padang Gelar Bimtek PPRG Tahun 2021

"Keladi yang banyak dicari sekarang, seperti keladi pink, keladi bicolor. Pokoknya yang keladi ini suka sekali masyarakat sekarang," kata Qora saat ditemui, kemarin.

Qora menuturkan, masyarakat yang datang mencari tanaman hias ini tidak hanya dari kota Padang saja. Tetapi juga dari berbagai daerah di Sumbar, seperti di Batusangkar, Bukittinggi, Solok, hingga Pariaman.

Qora menyebutkan, bahwa yang membuat masyarakat menyukai tanaman hias jenis keladi ini lantaran pilihannya banyak, dan itu memiliki keunikan tersendiri. Maka tak heran banyak ibu-ibu rumah tangga yang minat.

"Keladi philodendron banyak juga yang suka karena dalam satu tangkai itu warnanya bisa dua macam. Jadi wajar harganya juga sedikit mahal," ujar Qora. (*)

Reporter : Milna Miana | Editor : Milna Miana
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]