Dipecat dari Demokrat, Marzuki Alie Gugat Ketum AHY


Senin, 08 Maret 2021 - 21:15:10 WIB
Dipecat dari Demokrat, Marzuki Alie Gugat Ketum AHY Marzuki Alie

JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-Langkah hukum ditempuh Marzuki Alie bersama sejumlah kader senior Partai Demokrat yang mendapatkan pemecatan. Mereka mengajukan gugatan kepada Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Gugatan tersebut telah terdaftar di website resmi Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, dengan nomor perkara 147/Pdt.G/2021/PN Jkt.Pst.

Baca Juga : Ada Gerakan Mau Kudeta Cak Imin dari Kursi Ketum PKB, Benarkah?

Dalam perkara perdata tersebut, pengaju gugatan tercatat enam orang kader yang dipecat. Yakni Marzuki Alie, Darmizal, Tri Yulianto, Achmad Yahya, Yus Sudarso, dan Syofwatillah Mohzaib. Sementara terdapat tiga orang sebagai pihak tergugat. Yakni AHY sebagai ketua umum, Sekjen Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya, dan Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Hinca Pandjaitan.

Dalam gugatannya, Marzuki Alie Cs meminta majelis hakim membatalkan Surat Keputusan Dewan Kehormatan Partai Demokrat yang menyatakan pemberhentian kepada mereka.

Baca Juga : Survei IPO: AHY Masuk Lima Besar Tokoh Potensial di Pilpres 2024, Anies Teratas

Marzuki Alie Cs juga meminta majelis hakim menyatakan para tergugat melakukan perbuatan melawan hukum.

Sebelumnya, dalam keterangan tertulis yang diterima KompasTV pada Jumat (26/2/2021), Partai Demokrat secara resmi memecat tujuh kader senior mereka. Tujuh kader tersebut adalah, Marzuki Alie, Darmizal, Yus Sudarso, Tri Yulianto, Jhoni Allen Marbun, Syofwatillah Mohzaib, dan Ahmad Yahya.

Baca Juga : Pakar Analisis Ucapan Moeldoko 'Diperintah Jokowi': Tak Ubahnya Unjuk Kekuatan

Keputusan pemberhentian tetap dengan tidak hormat kepada mereka berdasarkan rekomendasi Dewan Kehormatan Partai Demokrat.

Mereka dianggap, telah merugikan dan berlaku buruk terhadap Partai Demokrat.

Baca Juga : Berikut Daftar Pengurus Masyumi Reborn: Ahmad Yani Ketum, Alfian Tanjung Waketum

“Dengan cara mendiskreditkan, mengancam, menghasut, mengadu domba, melakukan bujuk rayu dengan imbalan uang dan jabatan, menyebarluaskan kabar bohong dan fitnah serta hoaks." (*)

Editor : Dodi | Sumber : Kompas.tv
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]