Ayo Berkolaborasi Ciptakan 100.000 Entrepreneurs Milenial Minang!


Selasa, 09 Maret 2021 - 15:54:07 WIB
Ayo Berkolaborasi Ciptakan 100.000 Entrepreneurs Milenial Minang! Pengurus BPD HIPMI Sumbar, Brian Putra Bastara berdiskusi dengan Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy saat Diskusi Senja membahas program Menciptakan 100.000 Entrepreneur Milenial beberapa hari lalu. (Foto:HMG)

Bicara entrepreneur tidak terlepas dari UMKM, karena saat ini UMKM menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia. Sebanyak 57% PDB berasal dari kelompok UMKM. Namun demikian, cermin UMKM secara nasional tersebut tidak terlalu berlaku di Sumatera Barat. Meski Sumatera Barat terkenal dengan jiwa dagang, namun ternyata UMKM Sumatera Barat masih sulit menembus pasar nasional.

Oleh: Brian Putra Bastara (BPD HIPMI Sumatera Barat)

Baca Juga : Menanti Tuah Hendri Septa Mengembalikan Padang Pusat Bisnis dan Perdagangan

HARIANHALUAN.COM -  Ada lebih kurang 593.100 UMKM di Ranah Minang. Dari jumlah tersebut, 89,59% merupakan usaha mikro, 9,01% kecil, 1,33 % menengah. Dari data ini, bisa kita lihat bahwa UMKM di Sumatera Barat mayoritas adalah usaha mikro. Selanjutnya, dari data yang diterima sekitar 800.000 UMKM di bukalapak.com hanya 5000 saja yang berasal dari Sumatera Barat.

Artinya, adopsi UMKM terhadap perkembangan teknologi informasi terutama dunia digital masih sangat rendah. Dapat disimpulkan secara kasat mata bahwa tantangan yang kita miliki dalam upaya menciptakan entrepreneur di antaranya SDM yang kurang berkualitas, minimnya penguasaan teknologi terutama di daerah-daerah, minimnya inovasi, minimnya akses dan jaringan, hingga sulitnya permodalan.

Baca Juga : Tidak Ada Tempat untuk Terorisme

Melihat kondisi tersebut kita patut memberikan perhatian lebih dalam usaha pembangunan dan pengembangan terhadap UMKM di bumi Ranah Minang. Sebab, kemajuan UMKM merupakan barometer dalam menciptakan entrepreneur-entrepreneur baru. UMKM yang ada akan membangun optimisme, bahan edukasi dan support system bagi mereka yang akan memulai usaha.

Jadi, bagaimana ke depan mewujudkan cita-cita 89,59% UMKM menjadi UKM hingga menjadi pengusaha besar? Dalam hal ini, HIPMI mempunyai dua pemikiran yang mudah-mudahan dapat membantu muwujudkan terlaksananya gagasan "Program Menciptakan 100 ribu Entrepreneurs Milenial" di Sumatra Barat sebagaimana yang diprioritaskan oleh Gubernur dan Wakil GUbernur Sumatera Barat yang baru saja dilantik dua pekan lalu. Program ini dilaksanakan tentunya butuh kolaborasi semua pihak terkait. Kita dorong UMKM dengan konsep :

Baca Juga : Demi Keadilan, Demi Kebenaran

1. Hulu ke hilir cipta entrepreneur.

Hal ini diartikan sebagai upaya yang terintegrasi dalam menciptakan entrepreneur-entrepreneur baru. Yaitu dengan cara memberikan edukasi berupa sosialisasi kewirausahaan termasuk membangun mental seseorang untuk berwirausaha dan pelatihan. HIPMI Sumatera Barat siap berperan aktif untuk memberi ruang kepada kaum milenial yang ingin belajar berwirausaha di tempat usaha anggota HIPMI Sumatera Barat dengan membuka program magang, mentoring, pendampingan usaha, serta memberikan akses informasi, jaringan hingga modal. 

Baca Juga : Bakal Ada Ratusan Kepala Daerah Tanpa Pilihan Rakyat

2. Berwirausaha dari dini.

Tahap umur milenial memang menjadi perhatian khusus dalam diskusi ini, namun di samping itu kita tidak boleh terlena, karena dari seluruh masyarakat Sumatera Barat, 30,56 % jiwa adalah Gen Z dengan rentang umur 8-23 tahun. Oleh karena itu, ketika kita terlalu fokus ke kelompok milenial, sebuah kerugian besar ketika kolompok potensial Gen Z terabaikan.
 
Gen Z yang melek teknologi harus diarahkan dan diberi edukasi sehingga bisa memiliki mental dan pola pikir seorang entrepreneur. Sebagai dukungan sistem, pemerintah harus secara konsisten melakukan program wirausaha dini di sekolah. Apakah dalam bentuk ekstrakurikuler di sekolah atau dengan metode lainnya. Dalam hal ini, HIPMI Sumatera Barat melalui HIPMI PT siap membantu dalam membina pola pikir generasi Z menjadi lebih tangguh dan berorientasi karya nyata yang akan menjadi bekal berharga untuk masa depan mereka. 

Bicara upaya merealisasikan "Program Menciptakan 100 ribu Entreprenurs Milenial" di Sumatera Barat tentu kita tidak ingin tema dengan sarat makna ini hanya sebagai sebuah tagline yang bagus secara narasi. Indah untuk didengar, tetapi tidak realistis untuk dilaksanakan. Dalam upaya mewujudkan hal tersebut sangat dibutuhkan gagasan besar, terukur, hingga dukungan dari pemerintah dan pihak pendukung lainnya untuk berkolaborasi demi tercapainya hasil yang maksimal.

Di samping itu, gagasan menciptakan 100 ribu wirausahawan sebenarnya sudah lama digagas oleh pemerintah Provinsi Jawa Barat dan bisa menjadi referensi yang bagus. Mudah-mudahan dengan tumpahan ide dan gagasan serta dukungan kita semua, "Program 100 ribu Entrepreneurs Milenial" dapat terlaksana secara maksimal, sehingga secara tak langsung juga mendukung peningkatan ekonomi masyarakat Sumatera Barat. (*)

Editor : Rahma Nurjana
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]