Waketum PD Dapat Info Pengurus Diancam Intel Polres, PPP: Jangan hanya Disampaikan di Medsos, Bawa ke Propam


Selasa, 09 Maret 2021 - 16:35:00 WIB
Waketum PD Dapat Info Pengurus Diancam Intel Polres, PPP: Jangan hanya Disampaikan di Medsos, Bawa ke Propam Waketum PPP Arsul Sani

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - PPP meminta Waketum Partai Demokrat (PD) Benny K Harman tidak hanya menyampaikan informasi di media sosial soal adanya ancaman intel Polres terhadap kader partainya di daerah terkait acara yang diklaim kongres luar biasa (KLB) Partai Demokrat Deli Serdang. 

"Saya kira jika benar ada pengancaman oleh intel Polres, maka jangan hanya disampaikan di medsos," kata Waketum PPP Arsul Sani kepada wartawan, Selasa (9/3/2021), dikutip dari detikcom.

Baca Juga : DPC Partai Demokrat Dharmasraya Sampaikan Surat Pengaduan dan Perlindungan Hukum ke Polres Setempat

Anggota Komisi III DPR RI itu menyarankan Benny melakukan pendataan terhadap laporan kader yang diterimanya. Kemudian, Arsul juga menyarankan Benny membawa data tersebut ke Divisi Propam dan Irwasum Polri.

"Tetapi lebih baik dilakukan pencatatan dan pendataan tentang kejadiannya kasus per kasus. Kemudian teman-teman PD membawanya ke Divisi Propam dan Irwasum Mabes Polri. Kalau perlu kita sampaikan bareng-bareng ke Kapolri," ujarnya.

Baca Juga : Terjun ke Politik, Athari Gauthi Ardi: Ingin Kampung Seperti Jakarta

Menurut Arsul, dugaan pelanggaran tersebut perlu diiringi dengan penyelidikan yang mendalam. Dia meminta Benny tidak hanya menyampaikan informasi itu dalam sebuah cuitan di medsos.

"Sekarang ini lebih baik jika ada dugaan pelanggaran semacam itu maka dilakukan penyelidikan mendalam. Jangan hanya berhenti ditwitkan," ujarnya.

Baca Juga : Ada Gerakan Mau Kudeta Cak Imin dari Kursi Ketum PKB, Benarkah?

Sebelumnya, Benny K Harman mengatakan ada laporan dari para pengurus Demokrat di daerah soal dugaan diancam polisi intel untuk menyerahkan nama-nama pengurus inti partai dan mendukung acara yang diklaim KLB Partai Demokrat di Deli Serdang. Benny meyebut para intel kepolisian tersebut diberikan perintah oleh Kapolres di daerah.

"Para pengurus Demokrat tingkat kabupaten dan kota kini resah. Mereka diancam intel2 Polres untuk menyerahkan nama2 pengurus inti partai," kata Benny melalui akun twitter @BennyHarmanID seperti dikutip  detikcom, Selasa (9/3).

Baca Juga : Survei IPO: AHY Masuk Lima Besar Tokoh Potensial di Pilpres 2024, Anies Teratas

"Katanya atas perintah Kapolres. Ada pula yang dibujuk utk pro Pengurus Demokrat hasil KLB jika mau aman. Ini beneran kah.? Rakyat Monitor!" sambung Benny.

Lebih jauh, Benny menyampaikan PD kini tengah menyelidiki kebenaran informasi tersebut. Namun dia memastikan laporan itu didapatkan langsung dari para pengurus di daerah.

"Apakah benar dari intel Polres, masih kita selidiki. Itu laporan yang kami terima dari daerah," ungkap Benny. (*)

Editor : Rahma Nurjana | Sumber : detik.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]