Begini Penjelasan Kemenkes Soal Vaksin Sinovac Kedaluwarsa 25 Maret 2021


Ahad, 14 Maret 2021 - 11:07:39 WIB
Begini Penjelasan Kemenkes Soal Vaksin Sinovac Kedaluwarsa 25 Maret 2021 Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 dari Kemenkes Siti Nadia Tarmizi.

HARIANHALUAN.COM - Juru bicara vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi membenarkan vaksin Covid-19 Sinovac akan memasuki masa kadaluwarsa. Namun, dia menegaskan vaksin yang hampir kedaluwarsa itu merupakan batch 1.

"Kami sampaikan bahwa yang akan kedaluwarsa merupakan vaksin CoronaVac batch 1 yaitu sejumlah 1,2 juta dosis dan 1,8 juta dosis," kata Nadia dikutip dari merdeka.com, Minggu (14/3).

Baca Juga : Stok Cukup, Menkes Instruksikan Pemda Genjot Lagi Vaksinasi

Nadia menjelaskan, 3 juta dosis vaksin CoronaVac tersebut sudah diberikan kepada 1.450.000 tenaga kesehatan dan 500.000 petugas pelayanan publik.

"Saat ini, vaksin ini sudah habis kita gunakan," tegasnya.

Baca Juga : Berduka Atas Wafatnya Tengku Zulkarnain, UAS: Makin Sunyi Jalan Ni Ku Rasa

Mantan Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kemenkes ini menyebut kemasan vaksin CoronaVac yang hampir kedaluwarsa berbeda dengan vaksin baru. Vaksin CoronaVac menggunakan kemasan botol kecil berisi satu dosis untuk sekali penyuntikan.

"Sementara vaksin Sinovac yang saat ini kita gunakan untuk usia di atas 60 tahun dan petugas pelayanan publik lainnya adalah menggunakan kemasan botol besar atau vial yang berisikan 10 dosis atau dapat diberikan kepada 10 orang sasaran vaksinasi," terangnya.

Sebelumnya, Ketua Tim Riset Uji Klinis Vaksin Covid-19 Universitas Padjajaran, Kusnandi Rusmil mengatakan vaksin Covid-19 Sinovac hampir memasuki masa kedaluwarsa. Sebab, vaksin produksi China itu sudah berjalan hampir dua tahun.

Kusnandi menjelaskan, pada umumnya, vaksin yang dikembangkan dengan model inaktif atau virus dimatikan hanya berlaku selama dua tahun. Vaksin Sinovac sendiri menggunakan model inaktif.

"Vaksin ini sudah dibikin mungkin sudah hampir dua tahun, karena kita dapatnya yang sekarang ini kan kiriman dari Wuhan (China). Jadi kalau bisa yang sekarang ini dipakai dulu secepat-cepatnya karena sudah hampir dua tahun," ujarnya.

Juru bicara vaksinasi Covid-19 dari PT Bio Farma, Bambang Heriyanto mengatakan vaksin Sinovac batch 1 akan kedaluwarsa pada 25 Maret 2021. Namun, vaksin Covid-19 batch 1 sudah didistribusikan ke berbagai daerah untuk segera digunakan dalam proses vaksinasi.

"Vaksin sudah didistribusikan. Tentu (vaksin yang sudah didistribusikan) tidak disimpan saja sampai kedaluwarsa, tetapi dipakai," kata dia. (*)

Editor : Heldi Satria | Sumber : merdeka.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]