Ngeri! Corona B117 Sudah Masuk Bogor, 16 Orang Ditracing


Selasa, 16 Maret 2021 - 21:02:02 WIB
Ngeri! Corona B117 Sudah Masuk Bogor, 16 Orang Ditracing Corona B117 (Foto: Getty Images/iStockphoto/Malik Evren)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Satu kasus baru Corona B117 kembali ditemukan. Pasien tersebut diketahui tinggal di Bogor dan baru pulang bekerja dari Afrika.

"Jadi kalau dari informasi sementara, ada satu warga Bogor yang bekerja di luar negeri (Afrika) kembali ke Indonesia pada 1 Februari," jelas Wakil Walikota Bogor Dedie A Rachim dikutip dari detik.com, Selasa (16/3/2021).

Baca Juga : Waspada! Studi Temukan Fungsi Ginjal Menurun Tingkatkan Risiko Demensia

Menurutnya, kasus Corona yang mulanya datang ke Indonesia per 1 Februari baru berhasil diidentifikasi varian Corona B117 per Senin malam (15/3/2021). Kasus Corona B117 tersebut sempat menjalani karantina usai diketahui positif COVID-19 saat tiba di Indonesia dan langsung diisolasi di sebuah hotel Jakarta hingga 12 hari.

Dedie mengklaim, kasus Corona B117 ini tidak mengeluhkan gejala COVID-19 apapun baik dari awal kedatangan hingga masa isolasi.

Baca Juga : Kasus Covid Melonjak, Tim Terpadu Tindak Tegas Pelanggar Prokes

"Kemudian yang bersangkutan karena sudah negatif, kembali ke Bogor, ketemu dengan keluarganya. Waktu pulang dari luar negeri tidak mengeluhkan gejala, (saat isolasi) tidak juga," ungkapnya.

Lebih lanjut, Dedie menyebut kasus Corona B117 tersebut sudah kembali ke Afrika. Namun, tracing tetap berjalan untuk melihat kemungkinan penyebaran kasus Corona B117 di Bogor.

Baca Juga : Tinjau Langsung, BPJS Kesehatan Padang Pastikan Aplikasi P-Care Vaksinasi Berjalan Lancar

"Yang kita lakukan adalah tracing kepada keluarganya hari ini, kita melakukan tracing meskipun yang bersangkutan sudah kembali ke luar negeri, yang kita tracing ada 16 orang dan kita lakukan swab test," lanjut Dedie sembari menekankan hasil tracing belum keluar.

Mengapa kasus Corona B117 Bogor baru diumumkan?

Dedie menjelaskan, proses whole genome sequencing memakan waktu lama. Hal itu yang menyebabkan kasus Corona B117 baru bisa diidentifikasi atau ditemukan.

Baca Juga : Aduh! Bertambah Lagi 24 Korban Terpapar Covid-19 di Karimun

"Pada saat yang bersangkutan kembali ke luar negeri, genomic sequencing kan dilakukan secara random, genomic sequencing itu kan lama waktunya ya," kata Dedie.

"Kita baru mendapatkan informasi bahwa yang bersangkutan itu virusnya COVID-19 B117 kemarin," pungkasnya. (*)

Editor : Milna Miana | Sumber : Detik.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]