Sentra IKM Logam, Tekad Baja Dharmasraya Merangkai Semangat Wirausaha


Rabu, 17 Maret 2021 - 22:24:42 WIB
Sentra IKM Logam, Tekad Baja Dharmasraya Merangkai Semangat Wirausaha Peserta Pelatihan Kewirausahaan di Sentra IKM Logam Dharmasraya, yang menjadi tempat pemusatan kegiatan para perajin logam yang dibangun melalui anggaran Dana Alokasi Khusus Kementrian Perindustrian Republik Indonesia.

PULAU PUNJUNG, HARIANHALUAN.COM - Dentang plat baja disertai halusnya deru mesin dan peralatan perbengkelan dihiasi warna warni percikan api proses pengelasan oleh tangan-tangan terampil, seakan menggaung seirama menggambarkan bara semangat para perajin logam dan peserta pelatihan di Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) Logam Dharmasraya.

Tekad menjadi seorang wirausaha dengan keahlian serta daya kreasi bernilai tinggi, terlihat jelas dari wajah-wajah lelah mereka yang dicucuri peluh ditengah teriknya matahari siang itu.

Baca Juga : Pemprov Riau Mulai Sosialisasikan Inpres Nomor 2 Tahun 2021

Simak Terus Berita Sumbar Hari Ini di Harianhaluan.com

Terpampang jelas bagi setiap tatapan mata tentang masa depan yang hampir nyata dan akan menjadi cerita tentang perjuangan anak bangsa, dalam melahirkan karya menuju keberdayaan sebagai manusia Indonesia.

“Sentra IKM logam Kabupaten Dharmasraya ini merupakan sentra para perajin logam yang dibangun melalui anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang IKM tahun 2018-2019, dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan oleh pelaku IKM di sana,” kata Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Agus GumiwangKartasasmita, saat meresmikan Komplek Bangunan Sentra IKM Logam itu, secara virtual di Jakarta, belum lama ini.

Baca Juga : Hari Pertama Ramadhan, Harga Sayuran Alami Penurunan

Simak Terus Berita Sumbar Terkini di Harianhaluan.com

Menurutnya, terpusatnya para pelaku usaha dalam satu sentra tentunya akan mempermudah pembinaan untuk semakin meningkatkan kemampuan mereka.

Oleh karena itu, lanjutnya, dalam upaya penguatan tersebut diperlukan pusat pengembangan desain dan teknologi yang disertai dengan pusat pengembangan sumber daya manusia karena dua variabel itu merupakan komponen penting yang harus disinergikan sehingga menghasilkan produk yang berkualitas.

Baca Juga : Bank Nagari Salurkan 200 Kg Rendang untuk Korban Bencana NTT

"Sehingga aka terjadi peningkatan lapangan kerja seiring meningkatnya peningkatan kapasitas produksi yang secara berkesinambungan akan memicu peningkatan daya saing produksi melalui perbaikan kemasan dan alih teknologi," ungkap Menteri Agus Gumiwang.

Dalam perjalanan waktu yang masih seumur jagung sejak diresmikannya komplek tersebut, saat ini satu demi satu tujuan itu sudah mulai dicapai.

Baca Juga : 80 Tahun OCBC NISP Melaju Jauh untuk Indonesia

Dikatakan Instruktur sekaligus penanggung jawab kegiatan di Sentra IKM Logam Dharmasraya, Musiran, bahwa sasaran dalam peningkatan industri pelaku usaha kreatif berbahan logam melalui prinsip edukasi bagi angkatan kerja dengan keahlian, keahlian menengah dan tanpa keahlian seperti yang diprogramkan pemerintah, secara bertahap sudah mulai terbuka.

"Jika terus digulirkan maka efek positif yang dipicu tentu akan mampu menyerap tenaga kerja untuk dijadikan sebagai pelaku usaha trampil dan memiliki standar kerja yang optimal dalam menggunakan mesin industri atau perbengkelan," jelasnya.

Jika angkatan kerja itu terserap di perusahaan industri berskala menengah dan besar atau menjadi seorang wirausaha yang mampu menyerap tenaga kerja, secara otomatis juga akan menekan jumlah pengangguran produktif dan itu artinya akan membuka jalan untuk menyejahterakan para individu yang menggeluti keahlian dalam mengolah logam.

Ia mengatakan, saat ini barang yang dihasilkan oleh sentra tersebut sudah mulai dikenal di kalangan pengguna baik di Dharmasraya atau daerah sekitar.

"Barang yang dihasilkan meliputi beberapa komponen mekanik penunjang berbahan logam yang biasa dipakai pada alat berat, mesin pertanian dan mesin industri berskala kecil," ulasnya.

Terkait tantangan kedepan, menurutnya tingkat persaingan usaha menyebabkan masih dibutuhkannya beberapa dukungan peralatan dan permodalan agar kemampuan produksi para perajin bisa ditingkatkan dan mampu mendatangkan pendapatan bagi kas daerah.

"Jika terpenuhi maka bukan tidak mungkin Sentra IKM Logam Dharmasraya ini, akan menjelma menjadi kekuatan baru sebagai penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus penunjang utama dalam upaya melahirkan nilai kewirausahaan yang profesional, tangguh dan kaya fungsi," tutupnya. (*)

Reporter : Rully Firmansyah | Editor : Milna Miana
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]