Cara Penularan Tuberkulosis yang Kerap Terjadi


Selasa, 06 April 2021 - 23:39:15 WIB
Cara Penularan Tuberkulosis yang Kerap Terjadi Ilustrasi

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Jika batuk bukan berarti Anda terinfeksi virus corona atau penyebab Covid-19. Namun jika Anda batuk berkepanjangan, dan sesak nafas, Anda mungkin terkena Covid-19. Namun gejala itu bisa juga tanda TBC.

Lantas, apa bedanya?.

Baca Juga : Hadiri Wirid di Perumda AM Padang, Hendri Septa Ajak Tingkatkan Kepedulian

Spesialis paru dari RSUP. M. Djamil Padang, dr. Afriani, Sp. P menjelaskan, TBC (Tuberkulosis) dan Covid-19 memiliki organ target yang sama. Selain paru, Covid-19 juga mempunyai organ target yang lain.

Simak Terus Berita Sumbar Hari Ini di Harianhaluan.com

"Tuberkulosis juga demikian, tapi yang paling banyak (jadi targetnya) adalah paru. Jadi tuberkulosis ini adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh bakteri, bakteri adalah miyrobacterium tuberculosis," ujar Afriani.

Baca Juga : Pemko Padang Gelar Bimtek PPRG Tahun 2021

Afriani mengatakan, bakteri tersebut paling banyak menyerang paru, bahkan hampir 80 persen. Tetapi organ selain paru juga bisa diserang oleh kuman tuberkulosis ini. Misalnya, TBC tulang, artinya organ yang diserang adalah tulang.

Simak Terus Berita Sumbar Terkini di Harianhaluan.com

"Kemudian juga ada TBC kelenjer, berarti yang diserangnya adalah kelenjer getah bening," papar Afriani.

Baca Juga : Pandemi Belum Reda, Warga Padang Takut Berobat ke Puskesmas

Lebih lanjut, kata Afriani, terkait dengan penularan TBC juga hampir sama dengan Covid-19. Ada dari batuk. Virus tersebut nantinya yang ditularkan kepada orang-orang disekitarnya.

"Pengobatan TBC alhamdulillah sudah ditemukan. Untuk pengobatannya akan dilihat jenisnya, apakah termasuk TB paru atau TB diluar paru, lama pengobatannnya juga berbeda," ucap Aftiani.

Baca Juga : Jumlah Penerima BST di Padang Berkurang 2 Ribu KPM

Sementara Covid-19, Afriani menjelaskan, sebetulnya sama dengan TBC karena menular. Namun penyebabnya berbeda, kalau TBC disebabian dari kuman. Namun Covid-19 merupakan suatu virus.

"Penularannya sangat cepat, jadi seseorang yang terinfeksi Covid-19, pasien tersebut mengalami batuk. Nantinya benda yang dipegang si pasien akan menjadi penularan kepada orang lain," ujar Afriani.

Afriani menegaskan, TBC dan Covid-19 merupakan sama-sama penyakit penularan. Tetapi penularannya berbeda. Jika Covid-19 sifat penularan aktif atau cepat dengan gejala sampai 14 hari.

"Kalau TB perbedaannya masa inkubasinya atau perjalanan dari penyakit itu sendiri. Perjalanan penyakit itu lama, misalnya ada seseorang yang terinfeksi TB makanya dia akan sakit dalam waktu dua Minggu ke depan. Namun tergantung dari tahan tubuh," jelas Afriani. (*)

Reporter : Milna Miana | Editor : Milna Miana
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]