Cegah Penyakit TBC, Spesialis Paru Ingatkan Warga Padang Terapkan PHBS


Rabu, 07 April 2021 - 18:44:03 WIB
Cegah Penyakit TBC, Spesialis Paru Ingatkan Warga Padang Terapkan PHBS Ilustrasi

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Penyakit TBC (Tuberkulosis) dan Covid-19 memiliki gejala yang cukup mengerikan saat dirasakan oleh penderitanya. Maka dari itu, Spesialis paru dari RSUP. M. Djamil Padang, dr. Afriani, Sp. P mengimbau masyarakat terapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

"Baik pada TBC ataupun Covid-19, bahwa sekarang yang lagi digembor-gemborkan adalah menjaga protokol kesehatan dengan memakai masker, menghindari kerumunan, mencuci tangan, dan menjaga jarak," kata Afriani.

Baca Juga : Hendri Septa Dengarkan Pandangan Fraksi DPRD Tentang LKPJ Wali Kota Padang Tahun 2020

Simak Terus Berita Sumbar Hari Ini di Harianhaluan.com

Begitu juga penyakit tuberkulosis, Afriani menyarankan masyarakat tidak boleh abai. Supaya tidak menyebaran luas dibanyak kalangan masyarakat. Bagi yang sedang batuk tentu perlu menjaga etika batuk.

"Batuk yang benar harus diusahakan. Apalagi mereka yang terdeteksi TBC, satu atau dua bulan merupakan masa-masa yang sangat berat. Jadi pakailah masker, hidup bersih kunci utama," imbau Afriani.

Baca Juga : Hendri Septa Buka Sosialisasi LHKASN Tahun 2021

Simak Terus Berita Sumbar Terkini di Harianhaluan.com

Selain itu, Afriani menyarankan penderita TBC menghindari merokok. Dengan merokok juga merupakan faktor risiko yang sangat berbahaya dan mempercepat perkembangan penyakit tuberkulosis maupun Covid-19.

"Bahwa covid-19 yang sering merokok akan memberikan penularan yang jelek, derajat penyakitnya akan dipengaruhi oleh merokok. Evital saluran pernapasannya tidak bagus, jadi gampang untuk terserang penyakit pernapasan, baik TBC dan Covid-19," ucap Afriani.

Baca Juga : Aktifitas Balimau di Padang Dibubarkan Polisi

Lebih lanjut, kata Afriani, baik penyakit TBC maupun Covid-19 harus tetap menerapkan hidup bersih. Hindari merokok, makanan dengan gizi yang seimbang, dan olahraga teratur.

Sebelumnya, Afriani menjelaskan, TBC (Tuberkulosis) dan Covid-19 memiliki organ target yang sama. Selain paru, Covid-19 juga mempunyai organ target yang lain.

Baca Juga : Akibat Covid-19, Jumlah Pengunjung Museum Adityawarman Padang Hanya 17 Ribu Per Tahun

"Tuberkulosis juga demikian, tapi yang paling banyak (jadi targetnya) adalah paru. Jadi tuberkulosis ini adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh bakteri, bakteri adalah miyrobacterium tuberculosis," ujar Afriani.

Afriani mengatakan, bakteri tersebut paling banyak menyerang paru, bahkan hampir 80 persen. Tetapi organ selain paru juga bisa diserang oleh kuman tuberkulosis ini. Misalnya, TBC tulang, artinya organ yang diserang adalah tulang.

"Kemudian juga ada TBC kelenjer, berarti yang diserangnya adalah kelenjer getah bening," papar Afriani.

Lebih lanjut, kata Afriani, terkait dengan penularan TBC juga hampir sama dengan Covid-19. Ada dari batuk. Virus tersebut nantinya yang ditularkan kepada orang-orang disekitarnya.

"Pengobatan TBC alhamdulillah sudah ditemukan. Untuk pengobatannya akan dilihat jenisnya, apakah termasuk TB paru atau TB diluar paru, lama pengobatannnya juga berbeda," ucap Afriani. (*)

Reporter : Milna Miana | Editor : Milna Miana
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]