Ini Tips Mencegah Dehidrasi Kulit saat Berpuasa


Sabtu, 10 April 2021 - 20:32:00 WIB
Ini Tips Mencegah Dehidrasi Kulit saat Berpuasa Ilustrasi menjaga kulit saat ramadan. (Elements Envanto)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Menjaga kulit selama berpuasa memang jarang dilakukan oleh sebagian orang. Padahal bulan suci Ramadan tinggal menghitung hari. 

Pakar kesehatan bidang anti-aging lulusan Universitas Udayana, dr. Cynthia Jayanto M. Biomed (AAM) menyebutkan setidaknya enam hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah dehidrasi kulit saat Ramadan.

Baca Juga : Waspada Stroke dan Cara Penanganannya

Pertama, mencegah kulit dehidrasi dengan menjaga asupan minum yang cukup saat ramadan. Anatomi kulit manusia terdiri dari tiga lapisan utama epidermis (luar), dermis dan subkutis yang sifatnya sangat fleksibel menyesuaikan dengan keadaan lingkungan sekitar, baik kelembapan udara, suhu udara, dan asupan.

Lapisan subkutis kulit terdiri atas jaringan ikat longgar berisi sel-sel lemak yang juga berfungsi sebagai cadangan makanan. Saat Anda berpuasa, kulit akan tetap terjaga hidrasinya sebab sudah punya mekanisme anatomi untuk tetap bisa menjaga kelembapannya sendiri.

Baca Juga : Melalui Si Jadoel, Inovasi untuk Tingkatkan Pemahaman Peserta JKN – KIS di Masa Pandemi

Tetapi, cadangan ini akan bisa berkurang atau hilang bila asupan cairan Anda tak cukup. Cynthia menyarankan Anda minum minimal delapan gelas per hari saat sahur dan berbuka puasa.

"Cara minumnya bisa dibagi-bagi per waktu, supaya tidak mengakibatkan kembung," ungkap dia dikutip dari Suara.com melalui ANTARA, Sabtu (10/4/2021).

Kedua, jangan lupa menggunakan pelembap atau moisturizer karena anatomi kulit terdiri dari lapisan epidermis yang sangat cepat beradaptasi dengan lingkungan luar sekitar Anda.

Apabila Anda banyak aktivitas di ruangan ber- AC, kulit bagian luar akan lebih cepat kering, sehingga perlu pelembap untuk menjaga cadangan air di bawah kulit tidak cepat berkurang dan hilang. Ketiga, gunakan tabir surya walaupun Anda berada di dalam ruangan sepanjang waktu.

Cynthia yang juga pemilik Cyn Clinic itu mengatakan, paparan sinar baik dari sinar matahari maupun sinar monitor smartphone atau layar komputer berefek radiasi yang dapat mengganggu kesehatan kulit. Di lain sisi, cadangan air di kulit secara tidak langsung juga akan berkurang.

"Dengan menggunakan tabir surya paling tidak efek radiasi yang bisa merusak kulit bisa diminimalkan," kata dia.

Keempat, mengenai penggunaan air hangat selama berpuasa sebenarnya bukan masalah asalkan tidak terus menerus karena bisa memunculkan efek heat sensitive terhadap skin barrier kulit. Skin barrier kulit bisa menjadi kering dan rusak, akibatnya kulit tidak sehat dan tampak kusam.

Selanjutnya, gunakan sheet mask sekali dalam seminggu. Pilihlah yang mengandung vitamin dan nutrisi untuk membantu menjaga kesehatan kulit. Terakhir, gunakan lip balm karena saat Anda kurang minum air, bagian kulit bibir yang merupakan bagian mukosa kulit rentan kering.

"Tujuan penggunaan lip balm ini, supaya menjaga kulit sekitar bibir menjadi lebih terawat dan tidak terlalu pecah-pecah dan perih karena kurang nya minum saat berpuasa," demikian pesan Cyntia. (*)

Editor : Milna Miana | Sumber : Suara.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]