Ini Sebabnya Burung Hantu Mampu Memutar Kepala hingga 270 Derajat


Ahad, 11 April 2021 - 08:32:18 WIB
Ini Sebabnya Burung Hantu Mampu Memutar Kepala hingga 270 Derajat Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - BURUNG hantu merupakan salah satu hewan malam (nokturnal) yang sangat unik. Banyak hal unik bisa dilakukannya, dan tidak dapat ditiru hewan lain. Kemampuan yang paling luar biasa adalah mampu memutar kepala hingga 270 derajat.

Bagi makhluk hidup lain, memutar kepala secara ekstrem itu bisa menimbulkan pusing serta merobek lapisan pembuluh darah di leher. Terparah, ini dapat menyebabkan penggumpalan darah.

Baca Juga : Badai Matahari Hantam Bumi dengan Kecepatan 1,8 Juta Kilometer Per Jam

Tetapi hal tersebut tidak berlaku untuk burung hantu. Mereka dapat memutar kepala hingga 270 derajat ke salah satu arah tanpa merusak pembuluh darah atau memutus aliran darah ke otak.

Seperti dilansir laman Mentalfloss, para ilmuwan dari John Hopkins University di Amerika Serikat melakukan penelitian terhadap anatomi burung hantu yang sudah mati secara alami.

Baca Juga : Pertama dalam Sejarah, Ilmuwan Temukan Mumi Hamil 7 Bulan

Ilustrator medis Fabian de Kok-Mercado dan neuroradiolog Phillipe Gailloud menggunakan angiografi serta CT scan selusin antomi burung hantu bersalju, berpalang, dan bertanduk besar.

Mereka menemukan bahwa burung hantu memiliki empat adaptasi biologis yang dapat mencegah cedera akibat gerakan rotasi cepat.

"Sampai saat ini spesialis otak seperti saya masih bingung mengapa gerakan kepala yang cepat dan memutar tidak menyebabkan burung hantu mati," ungkap Gailloud.

Ia juga mengatakan dalam siaran persnya bahwa arteri karotis dan vertebralis di leher sebagian besar hewan, termasuk burung hantu, dan manusia sangat rapuh serta sangat rentan bahkan terhadap robekan kecil lapisan pembuluh.

Setelah melalui rontgen, membedah, dan menganalisis pembuluh darah, para peneliti menyuntikkan cairan ke arteri burung hantu untuk meniru aliran darah. Apa yang mereka temukan sangat mengejutkan.

Ternyata tidak seperti manusia yang pembuluh darahnya mengecil saat kepala berputar, burung hantu justru memiliki pembuluh darah membesar karena lebih banyak zat pewarna masuk.

Peneliti mengatakan waduk kontraktil ini memungkinkan burung hantu memutar kepala secara radikal sambil tetap memliki cukup darah memberi makan mata dan otak.

Terlebih lagi jaringan vaskular pendukung yang kompleks meminimalkan gangguan dalam aliran darah. Para peneliti juga menemukan bahwa burung hantu memiliki sambungan pembuluh kecil antara arteri karotis dan vertebralis yang memungkinkan darah mengalir di antara pembuluh darah.

Tulang leher burung hantu juga memiliki kemampuan adaptasi untuk memfasilitasi rotasi ekstrem. Salah satu arteri utama yang memberikan makan otak burung itu melewati lubang di tulang belakang yang disebut foramin transversal.

Tim peneliti menemukan lubang ini memiliki ukuran 10 kali lebih besar dari arteri. Ruang ekstra tersebut menciptakan kantong udara yang memungkinkan arteri bergerak saat diputar. (*)

Editor : Heldi Satria | Sumber : okezone.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]