Balas Serangan China, AS-Filipina Bakal Latihan Militer Gabungan


Ahad, 11 April 2021 - 20:15:31 WIB
Balas Serangan China, AS-Filipina Bakal Latihan Militer Gabungan Latihan Militer Gabungan AS-Filipina (Foto: AFP/Ted Aljibe)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Amerika Serikat (AS) dan Filipina sepakat akan melakukan latihan militer gabungan selama dua minggu mulai Senin (12/4) mendatang. Latihan gabungan tahunan kedua negara kembali digelar usai sempat dibatalkan pada tahun lalu akibat pandemi COVID-19.

Seperti dilansir detik.com melalui Reuters, Minggu (11/4/2021) kesepakatan itu disampaikan usai Menteri Pertahanan dari kedua belah negara melakukan panggilan via telepon untuk membahas latihan tersebut, dan juga terkait situasi di Laut China Selatan dan perkembangan keamanan regional.

Baca Juga : Arab Saudi Tegaskan Belum Ada Instruksi Resmi tentang Haji Tahun Ini

Latihan gabungan kedua negara bertujuan untuk menguji kesiapan militer dalam menanggapi ancaman seperti bencana alam dan serangan ekstremis. Namun untuk tahun ini, personel yang terlibat dalam latihan akan dikurangi jumlahnya.

"Hanya 1.700 tentara - 700 dari Amerika Serikat dan 1.000 dari Filipina - yang akan berpartisipasi, tidak seperti latihan sebelumnya yang melibatkan sebanyak 7.600 tentara," kata Letnan Jenderal Cirilito Sobejana.

Baca Juga : 'Tsunami' Covid-19 India Makin Menggila, Anak Muda yang Meninggal Semakin Banyak

"Akan ada kontak fisik tapi diminimalkan," ujarnya.

Sebelumnya, Filipina melayangkan protes terkait kehadiran kapal-kapal China di dalam zona ekonomi eksklusif di Whitsun Reef. Pihaknya berulang kali sudah meminta China untuk memindahkan kapal-kapal itu.

Namun, para diplomat China mengatakan bahwa kapal-kapal penangkap ikan itu hanya berlindung dari badai dan tidak ada milisi di dalamnya.

Kehadiran kapal-kapal China baru-baru ini di dekat Filipina menjadi salah satu tindakan yang memicu kritik dari Amerika Serikat, dimana AS menuduh China mengintimidasi negara-negara kecil di kawasan Laut China Selatan.

Diketahui Brunei, Malaysia, Filipina, Taiwan, Cina dan Vietnam memiliki klaim teritorial yang bersaing di Laut Cina Selatan. (*)

Editor : Milna Miana | Sumber : Detik.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]