SE Pemprov Sumbar tentang Salat Tarawih: Berwudu di Rumah Masing-masing, Jangan Bersalaman


Senin, 12 April 2021 - 23:06:43 WIB
SE Pemprov Sumbar tentang Salat Tarawih: Berwudu di Rumah Masing-masing, Jangan Bersalaman Ilustrasi

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar telah menerbitkan surat edaran tuntunan ibadah saat Ramadan dalam kondisi darurat pandemi Covid-19, salah satu poinnya mengatur soal pelaksanaan ibadah salat tarawih dengan berwudhu di rumah masing-masing dan tidak boleh bersalaman.

Aturan ini mempedomani Surat Edaran Menteri Agama Nomor SE- 03 Tahun 2021 tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Frtri Tahun 1442 H / 2021 M dan Maklumat sera Tausiah Majelis Ulama Sumatera Nomor. 01/MlJl-SBN/2021.

Baca Juga : Kevin Simbolon Mantap Ucapkan Dua Kalimat Syahadat di Lapas Bukittinggi

Simak Terus Berita Sumbar Hari Ini di Harianhaluan.com

"Upaya ini dilakukan guna mengantisipasi terjadinya penyebaran baru Covid-19 pada seat pelaksanaan Ibadah Ramadan 1442 H dan Hari Raya Idul Frtri 1 Syawal 1442 H di Sumatera Sarat," kata Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah dalam SE yang diterbitkan pada 10 April lalu.

Dalam poin pertama, disampaikan kepada pengurus musala dan masjid di Kabupaten/Kota agar tetap mempertimbangkan perkembangan penyebaran Covid-19 di setiap kabupaten/kota.

Baca Juga : Masih Pandemi, Perpustakaan St Moh Rasyid Pariaman Terapkan Protokol Kesehatan

Simak Terus Berita Sumbar Terkini di Harianhaluan.com

"Penyelenggaraan salat berjamaah, salat tarawih Ramadan 1442 H dan salat Idul Fitri dapat dilaksanakan pada tempat-tempat yang dianggap aman dan boleh diselenggarakan di lapangan masjid/ruangan," kata Mahyeldi.

Adapun ketentuan yang harus diikuti sebagai berikut:

1. Menyiapkan petugas untuk melakukan dan mengawasi penerapan protokol kesehatan di area tempat pelaksanaan.

2. Melakukan pembersihan dan disinfeksi di area tempat pelaksanaan.

3. Membatasiasi jumlah pintu/jalur keluar masuk tempat pelaksanaan.

4. Menyediakankan fasilitas cuci tangan/hand sanitizer pintu/jalur masuk dan keluar.

5. Menyediakan pengecekan suhu di pintu/ jalur masuk. Jika ditemukan jamaah dengan suhu 37 derajat celcius, tidak diperkenankan memasuki area tempat pelaksanaan.

6. Menerapkan pembatasan jarak dengen memberikan tanda khusus.

7. Mempersingkat pelaksanaan salat dan durasi ceramah pada pelaksanaan Tarawih tanpa mengurangi ketentuan sprat dan rukunnya.

8. Membuat spanduk/banner yang memuat himbauan menerapkan Protokol Kesehatan

9. Memberikan himbauan kepada masyarakat tentang protokol kesehatan, yang meliputi jamaah dalam kondisi sehat, yakni :

- Berwudu di rumah masing-masing

- Membawa sajadah/ alas salat masing-masing

- Menggunakan masker sejak keluar rumah dan selama berada di area tempat pelaksanaan;

- Menjaga kebersihan tangan dengan sering mencuci tangan.

- Tidak melakukan kontak fisik, seperti bersalaman atau berpelukan

- Merapatkan shaf ketika salat berjamaah dan menjaga jarak setelah petaksanaan salat. (*)

Reporter : Milna Miana | Editor : Milna Miana
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]