Bank Nagari Salurkan 200 Kg Rendang untuk Korban Bencana NTT


Selasa, 13 April 2021 - 18:26:17 WIB
Bank Nagari Salurkan 200 Kg Rendang untuk Korban Bencana NTT Direktur Utama Bank Nagari Muhamad Irsyad bersama para Direksi Bank Nagari dan Wagub Sumbar Audy Joinaldy usai penyerahan bantuan 200 kg rendang untuk disalurkan kepada korban banjir bandang dan siklon tropis seroja di NTT.  IST

PADANG, HARIANHALUAN.COM — PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sumatera Barat atau Bank Nagari kembali menunjukkan kepeduliannya untuk korban bencana di Indonesia. Kali ini, bank kebanggaan Sumbar itu mengirim bantuan 200 kilogram rendang untuk korban banjir bandang dan siklon tropis seroja di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan tersebut diserahkan Direktur Utama Bank Nagari Muhamad Irsyad, melalui Pemprov Sumbar yang diterima oleh Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy, Senin (12/4) di Kantor Pusat Bank Nagari, Jalan Pemuda Nomor 21 Padang.

Baca Juga : Harga Emas Catat Minggu Terbaik dalam 6 Bulan

Pada kesempatan itu Muhamad Irsyad juga didampingi Direktur Keuangan Sania Putra, Direktur Operasional Syafrizal dan Direktur Kepatuhan Restu Wirawan.

“Bantuan rendang ini merupakan wujud kepedulian Bank Nagari kepada korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di NTT. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit membantu dan meringankan beban masyarakat yang terdampak musibah banjir bandang,” kata Muhamad Irsyad. 

Baca Juga : Philip Morris International Berhenti Jual Rokok Marlboro di Negara Matahari Terbit

Pengiriman bantuan akan dilakukan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar yang akan dipimpin langsung oleh Wagub Sumbar Audy.

 “Kita serahkan bantuan ini melalui Pak Wagub Sumbar Audy Joinaldy yang kami dengar akan langsung pergi ke lokasi bencana,” kata Muhamad Irsyad.

Wagub Sumbar Audy Joinaldy menyebutkan, duka mendalam warga NTT itu juga merupakan duka warga Sumbar. Tak heran kalau Pemprov Sumbar dan juga Bank Nagari mengirimkan bantuan.

“Terima kasih atas kepedulian Bank Nagari yang mengirimkan 200 Kg rendang untuk korban banjir bandang dan siklon tropis seroja ini,” katanya.

Hingga kemarin, korban masih terus bertambah. Adapun, 177 korban meninggal dunia tersebar di Kota Kupang 6 orang, Kabupaten Flores Timur 72 orang, Kabupaten Malaka 7 orang, Kabupaten Lembata 47 orang, dan Kabupaten Ende 1 orang. Kemudian, di Kabupaten Sabu Raijua 3 orang, Kabupaten Alor 28 orang, Kabupaten Kupang 12 orang, dan Kabupaten Sikka 1 orang.

Selain itu, 45 orang yang hilang rinciannya ialah 2 orang hilang di Kabupaten Flores Timur, 22 orang hilang di Kabupaten Lembata, 5 orang hilang di Kabupaten Sabu Raijua, 13 orang hilang di Kabupaten Alor, dan 3 orang hilang di Kabupaten Kupang.

Lebih lanjut, Josef mengaku, masih ada sejumlah wilayah di NTT yang terdampak bencana, namun belum dapat terjangkau oleh tim evakuasi karena kendala akses dan cuaca yang masih buruk. (*)

Reporter : Atviarni | Editor : Heldi Satria
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]