Polemik Ceramah Tengku Zulkarnain soal Surga dan Warna Kulit


Kamis, 15 April 2021 - 05:26:03 WIB
Polemik Ceramah Tengku Zulkarnain soal Surga dan Warna Kulit Tengku Zulkarnain (Dok. Facebook)

HARIANHALUAN.COM - Video yang berisi ceramah Tengku Zulkarnain viral di media sosial lantaran dianggap rasis. Isi ceramah yang menyebut 'orang hitam tidak boleh masuk surga' itu menjadi polemik.

Dilihat berdasarkan video yang beredar, Selasa (13/4/2021) Tengku Zulkarnain berbicara terkait orang yang akan masuk surga. Dalam video berdurasi 2.20 menit tersebut Tengku Zulkarnain menyebutkan bahwa orang hitam tak boleh masuk surga.

Baca Juga : Arus Balik, Pemudik Siap-siap Dibawa ke RSD Wisma Atlet jika Reakif Covid-19

"Dimasukkan duku ke surga perempuan, dimandikan ke sungai, di surga namanya nahrun hayat sungai kehidupan, sungai kehidupan, diganti kulitnya. Orang hitam tak boleh masuk surga, jelek surga ada orang hitam, aku gak selera kalau di surga ada orang hitam. Nenek-nenek nggak bisa masuk surga rusak kalau ada nenek-nenek," ujarnya.

Dalam video tersebut juga Tengku Zulkarnain menyebut orang yang masuk surga terlebih dulu dimandikan di sungai kehidupan. Dia mengatakan kulit ahli surga berwarna merah jambu.

Baca Juga : Di Indonesia, Donasi untuk Palestina Terkumpul Rp 5 Miliar dalam 2 Hari

"Masuk surga dimandikan dulu di sungai kehidupan diganti kulit yang keriput jadi halus, kulit hitam diganti jadi merah jambu, pink. Kulit ahli surga itu merah jambu. Kulit nabi Adam dan Siti Hawa diciptakan di surga warna kulitnya merah jambu," tuturnya.

Saat dikonfirmasi, Tengku Zulkarnain mengatakan video yang beredar tidak sesuai dengan pernyataannya. Sehingga menurutnya, narasi yang dituliskan mengubah dan menggiring opini masyarakat.

"Masalahnya narasi yang mereka tulis itu merubah arti buat menggiring opini sesat seolah-olah saya mengatakan orang hitam tidak boleh masuk sorga. Mana ada aturan Allah seperti itu?" ujar Tengku Zulkarnain saat dihubungi, Selasa (13/4/2021).

Dia menyebut orang hitam jika sholih akan masuk surga dan akan diubah kulitnya menjadi seperti Nabi Adam. Dia menuturkan orang yang kafir kepada Allah lah yang tidak masuk surga.

"Padahal orang hitam jika sholih dia akan masuk sorga, dan saat masuk sorga dia akan dirobah jadi berkulit merah muda seperti nabi Adam... jauh sekali ungkapannya orang hitam tidak boleh masuk sorga? yang tidak boleh masuk sorga orang kafir kepada Allah...," tuturnya.

Dia lantas kembali menjelaskan isi ceramahnya, yaitu tidak adanya orang cacat atau jelek di surga. Menurutnya, ceramah tersebut kerap ia sampaikan dan sesuai dengan ajaran Islam.

"Semua orang di sorga diganti kulitnya seperti kulit nabi Adam di sorga yakni merah jambu, yang tua keriput diganti jadi muda dan perawan selama lamanya. Bahkan yang di dunia cacat fisiknya akan menjadi tampan/cantik jika dia masuk sorga kelak karena sholihnya. Tidak ada orang cacat dan jelek di sorga semuanya dirobah jadi tampan/cantik dan muda belia... begitu....," kata Tengku Zulkarnain.

"Dan itu semua ini berdasarkan ajaran Islam. Mana mungkin Allah melarang orang hitam atau jelak masuk sorga? bukankah itu ciptaan Nya juga? yang jelas di sorga semuanya akan dirobah jadi cantik dan tampan. Wallahu alam. Begitu isi ceramah saya dibanyak tempat," sambungnya.

MUI Sayangkan Ceramah Tengku Zul

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyayangkan ceramah Tengku Zulkarnain itu.

"Tetapi semestinya tak usah disinggung masalah kulit hitam. Islam tidak membedakan antara kulit putih dan kulit hitam kecuali dengan taqwanya," ujar Ketua MUI Bidang Pendidikan dan Kaderisasi KH Abdullah Jaidi dilansir dari detikcom, Rabu (14/4/2021).

Kemudian Abdullah juga menyinggung masalah perubahan warna kulit ketika masuk surga yang dibahas oleh Tengku Zulkarnain dalam ceramahnya. Abdullah beranggapan perubahan warna kulit menjadi wewenang Allah.

"Kalau masalah kulit hitam menjadi putih atau merah itu adalah wewenang Allah SWT. Intinya menjadi menarik pandangan," imbuhnya.

Dalam ceramahnya, Tengku Zulkarnain menyebut nenek-nenek tidak bisa masuk surga. Abdullah menduga Tengku Zulkarnain mengadopsi pernyataan Rasulullah.

"Mungkin mengadopsi pernyataan Rasulullah kepada ibu-ibu bahwa nenek-nenek tak ada di surga. Kemudian Rasulullah menggembirakan ibu nenek-nenek yang bersedih dengan Rasulullah mengatakan bahwa yang di dunia nenek-nenek akan berubah wajahnya menjadi muda dan cantik," jelas Abdullah.

NU Nilai Ceramah Tengku Zul Bercanda

Sementara itu, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) angkat bicara terkait ceramah Tengku Zulkarnain.

"Mungkin yang bersangkutan bercanda. Yang jelas, dalam pemahaman akidah Ahlussunnah Waljamaah, seseorang masuk surga itu semata karena rahmat dari Allah SWT. Bukan karena selainnya," ujar Ketua PBNU Robikin Emhas dikutip dati detikcom, Rabu (14/4/2021).

Robikin mengatakan manusia tak bisa hanya mengandalkan ibadah untuk bisa masuk surga. Namun juga harus patuh menjauhi sejumlah larangan agama, seperti menghindari berbuat maksiat.

"Namun, jika semua itu dikonversi dengan nilai tertentu, lalu dibandingkan dengan berat timbangan satu biji bola mata atau organ tubuh berupa jantung misalnya, maka tetap tidak akan sebanding dengan karunia Allah berupa organ tubuh tersebut," kata Robikin.

Robikin menepis ceramah Tengku Zulkarnain yang menyebut-nyebut 'orang hitam'. "Jadi tidak benar kalau surga itu dikaveling untuk warna kulit tertentu," sebut Robikin. (*)

Editor : Heldi Satria | Sumber : detik.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]