Direktur PNP: Pengukuhan Profesor Momen Strategis Pencapaian Visi


Jumat, 16 April 2021 - 20:34:43 WIB
Direktur PNP: Pengukuhan Profesor Momen Strategis Pencapaian Visi Direktur PNP Surga Yondri bersama Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah.

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Direktur Politeknik Negeri Padang (PNP), Surfa Yondri mengakui, Pengukuhan Guru Besar Pertama ini adalah salah satu moment strategis dalam pencapaian visi Politeknik Negeri Padang: “Pada tahun 2025 menjadi institusi pendidikan vokasional terbaik di Asia Tenggara, bermartabat, dan berwawasan internasional.”

Kepada Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, Surfa Yondri melaporkan, saat ini PNP memiliki 23 Program Studi pada jenjang D-3, D-4 dan Magister Terapan dengan jumlah mahasiswa 4.765 orang, staf pengajar 299 orang, dan tenaga kependidikan 300 orang.

Baca Juga : ITP Raih Juara 1 Lomba Inovasi Produk Berbasis Semen Tingkat Nasional

Dari 299 staf pengajar, 31 berpendidikan S-3, 29 orang sedang mengikuti S-3 dan 239 orang berpendidikan Magister.

Simak Terus Berita Sumbar Hari Ini di Harianhaluan.com

Surfa Yondri berharap, pengukuhan guru besar tersebut dapat memotivasi staf pengajar yang berpendidkan S-3 meningkatkan prestasi menuju Guru Besar dan bagi yang masih Magister segera melanjutkan ke S-3.

Baca Juga : Pandu Rama Sunarya, Mahasiswa Politeknik ATI Padang Raih Juara 1 Lomba Musabaqah Hifzil Quran Tingkat Nasional

“Pimpinan Politeknik Negeri Padang sangat berkomitmen untuk mendorong peningkatan kompetensi staf pengajar, baik melalui pendidikan bergelar maupun pelatihan/sertifikasi kompetensi, sesuai bidang keahlian. Hal ini dibuktikan dengan penyediaan anggaran bantuan pendidikan bagi dosen yang melanjutkan pendidikan, insentif untuk mengikuti konferensi nasional maupun internasional, dan insentif untuk publikasi jurnal terakreditasi,” tegasnya.

Simak Terus Berita Sumbar Terkini di Harianhaluan.com

Dosen yang berpendidikan S3 dan berkontribusi di masyarakat menurut Direktur Surfa Yondri merupakan salah satu Indikator kinerja Utama Perguruan Tinggi yang ditetapkan Kemdikbud.

"Dengan Tenaga Pengajar yang kompeten pada bidangnya kita berharap keberadaan Politeknik Negeri Padang dapat lebih dirasakan oleh masyarakat dan industri karena pola pendidikan vokasional yang dijalankan berdasarkan masukan industri telah mampu menghasilkan tenaga kerja terampil dan berdaya saing," kata Surfa Yondri.

Lebih lanjut, kata Surfa Yondri, PNP telah menjalin kerjasama dengan beberapa industri dalam bentuk keterlibatan langsung industri dalam pendidikan, magang mahasiswa dan dosen maupun dalam rekrutmen lulusan, seperti kerjasama dengan PT. Trakindo, PT. PLN, PT Kurnia Abadi Padang, PT Vortex, PT. Alif Teknikal Jaya dan beberapa perusahaan nasional lainnya.

"Kerjasama pendidikan juga dilakukan PNP dengan Pemerintah Daerah dalam hal peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah tersebut. Selama 2012-2020, Politeknik Negeri Padang telah ditugaskan untuk membina Rintisan Akademi Komunitas Negeri pada Kabupaten Tanah Datar, Solok Selatan, Dharmasraya, Pelalawan dan Pesisir Selatan," ucap Surfa Yondri.

Pada 2021 program ini dilanjutkan menjadi Program Studi Diluar Kampus Utama (PSDKU) Politeknik Negeri Padang di Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Solok Selatan dan Kabupaten Pelalawan Riau. Mulai tahun ini Politeknik Negeri Padang memiliki kampus di Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Pelalawan dan sesuai permintaan Bupati Mentawai, PNP juga akan membuka kampus di Kabupaten Mentawai.

Di samping itu PNP juga bekerjasama dengan Pemerintah Kota Pariaman, Kota Padang Panjang dan Kabupaten Padang Pariaman yang memberikan beasiswa kepada masyarakatnya untuk mengikuti pendidikan di Politeknik Negeri Padang.

“Pengembangan kampus ini perlu kita lakukan mengingat peminat masuk Politeknik Negeri Padang terus meningkat setiap tahun, yakni sekitar 30.000, sementara daya tampung hanya 1.500 orang. Untuk itu Direktur minta dukungan Gubernur dalam pengembangan PNP ke depan," ungkapnya.

Salah satu keterbatasan dalam pengembangan PNP adalah keterbatasan lahan. Lahan seluas 6,8 ha yang ditempati PNP saat ini sudah sangat padat. Sehubungan dengan itu, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menghibahkan tanah 22.770 M2 di Nagari kapalo Hilalang, Kecamatan 2 x 11 Kayu Tanam Padang Pariaman untuk pengembangan kampus.

Atas nama Pimpinan dan Civitas Akademika, Direktur PNP mengucapkan terimakasih dan penghargaan kepada Bupati Padang Pariaman, DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Kepala Badan Pertanahan Kabupaten Padang Pariaman, teristimewa Drs. H. Ali Mukhni, MM atas hibah tanah yang ditandai dengan penyerahan sertifikat pada hari tersebut. (*)

Reporter : Milna Miana | Editor : Milna Miana
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]