Maota Jalang Babuko Basamo Ketum HIPMI Sumbar: Ramadhan Menginspirasi Membuka Bisnis Baru


Sabtu, 17 April 2021 - 19:41:42 WIB
Maota Jalang Babuko Basamo Ketum HIPMI Sumbar: Ramadhan Menginspirasi Membuka Bisnis Baru Ketua HIPMI Sumbar Brian Putra Bastara (bawah) Maota Jalang Babuko secara virtual dengan generasi muda, Sabtu (17/04/21).

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Ramadan 1442 H kembali datang meski di tengah pandemi virus Corona yang masih terjadi. Meski sudah tidak seberat tahun lalu, masyarakat sudah bisa melakukan aktivitas seperti biasa dengan syarat mematuhi protokol kesehatan dengan ketat.

Pandemi Covid-19 tak hanya membuat 'babak belur' kondisi kesehatan masyarakat. Tapi juga menghantam kondisi ekonomi masyarakat. Pasalnya, pemerintah mengeluarkan peraturan dilarang berkumpul atau kegiatan yang memicu kerumunan. Sehingga, perputaran uang menjadi terhambat karena peraturan tersebut.

Baca Juga : Sumbar Siapkan 50 Persen Jalur Zonasi pada PPDB 2021

Menanggapi hal tersebut Ketua HIPMI Sumbar, Brian Putra Bastara juga menyayangkan sikap pemerintah yang kembali melarang mudik di tahun 2021 ini.

Simak Terus Berita Sumbar Hari ini di Harianhaluan.com

"Kebijakan ini tentu membuat para pengusaha merugi. Pasalnya lebaran atau mudik menjadi momentum yang pas untuk perputaran uang. Sangat disayangkan kebijakan itu diambil, karena di tahun 2020 mungkin jika kebijakan ini dilakukan bisa diterima. Tapi di tahun ini masyarakat sudah terbiasa dengan protkes," katanya, Sabtu (17/4/2021).

Baca Juga : Wako Pariaman Ajak Masyarakat Rawat Ekologi Pulau Angso Duo

Simak Terus Berita Sumbar Terkini di Harianhaluan.com

Kemudian, di bincang-bincang ota manjalang babuko Brian juga membeberkan beberapa cara mendapatkan ide peluang bisnis di tengah pandemi. Pada kegiatan itu Brian membicarakan mengenai pengembangan diri dan produktivitas ekonomi dan bisnis. Ia juga menjelaskan mengenai HIPMI dan bagaimana cara menjadi seorang wirausaha.

"HIPMI merupakan organisasi yang menumbuhkan semangat kewirausahaan dikalangan pemuda dalam rangka ikut serta dalam pembangunan perekonomian nasional. Dari sudut pandang pengusaha pastinya di bulan Ramadan, pengusaha melihat ini sebagai sebuah peluang. Seperti yang kita tahu, banyak peluang bisnis yang bermunculan di bulan ini," jelasnya.

Ia mencontohkan bisnis yang bermunculan di saat bulan Ramadan. Seperti menjual peralatan alat salat, kue kering, parsel, takjil, baju lebaran banyak hal lainnya. Brian juga mencontohkan investasi di saham saat ini juga memberikan provit yang tinggi.

"Intinya, ini pengusaha harus pintar dalam memahami dan mengerti apa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh pasar dalam kondisi apapun. Kemudian, permasalahan rasio wirausaha di Indonesia yang masih rendah mungkin karena beberapa sebab. Seperti rendahnya pendidikan masyarakat dan kurangnya pengetahuan tentang kewirausahaan. Masalah takut gagal juga menjadi penghambat masyarakat jadi seorang pengusaha," sebutnya.

Untuk menanggulangi hal tersebut, Brian mengungkapkan beberapa trik agar dapat ide dan peluang dalam berbisnis. Katanya, berani mengambil resiko dan berusaha secara maksimal menjadi kunci dalam menjalankan sebuah bisnis. Seorang yang ingin mendapatkan peluang bisnis harus terbiasa berdiskusi dengan banyak orang.

"Saya biasanya mendapatkan ide dengan diskusi dengan banyak orang melalui, forum, organisasi dan bahkan dalam tongkrongan. Selain itu biasanya dapat ide melalui YouTube, artikel, membaca buku, dan nonton film. Kalau soal peluang saya orang yang sangat yakin, sekecil baik sebesar apapun, ketika nge-click, peluang harus diambil, karenaya yang nge-clik belum tentu datang lagi. Tentu dengan menerapkan manajemen resiko juga," lanjutnya.

Menurutnya, saat ini agrobisnis dan industri pangan menjadi bisnis yang potensial di tengah pandemi. Tak hanya itu, usaha yang berhubungan dengan kesehatan juga memberikan dampak yang signifikan jika dilakukan. (*)

Reporter : Merinda Faradianti | Editor : Milna Miana
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]