Twitter Jadi Media Sosial yang Paling Tinggi Sebar Ujaran Kebencian


Ahad, 18 April 2021 - 01:48:28 WIB
Twitter Jadi Media Sosial yang Paling Tinggi Sebar Ujaran Kebencian ilustrasi twitter

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Virtual Police mengungkapkan platform media sosial (medsos) yang paling banyak berkontribusi menyebarkan ujaran kebencian dan SARA yaitu Twitter, selanjutnya, disusul Facebook, Instagram, dan YouTube. 

Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan menjelaskan sejak 23 Februari-12 April 2021, terdapat sebanyak 195 akun media sosial Twitter yang terjaring virtual police lantaran menyebarkan ujaran kebencian dan SARA.

Baca Juga : Cara Memperbaiki Kesehatan Keuangan Pasca Lebaran

Kombes Pol Ahmad Ramadhan juga mengatakan, khusus akun medsos Facebook yang menyebarkan ujaran kebencian dan SARA ada sebanyak 112, lalu Instagram 13 akun. Berikutnya, Youtube 8 akun dan WhatsApp satu akun. 

"Memang sejak 23 Februari-12 April 2021, platform yang paling banyak muncul ujaran kebencian dan SARA ada di Twitter ya, ada 195 akun media sosial Twitter," jelasnya.

Baca Juga : Berniat Beli Emas Usai Lebaran? Ini Cara Cek Emas Asli dan Palsu

Kabagpenum Divisi Humas Polri tersebut menambahkan, dalam periode 23 Februari-12 April 2021 ada 329 akun media sosial yang sudah diajukan untuk diberi peringatan oleh virtual police. 

Kemudian, dari 329 akun media sosial tersebut, menurut Ramadhan sebanyak 200 akun media sosial sudah lolos verifikasi dan akan diberikan peringatan melalui direct message (DM). "Kemudian 91 konten tidak lolos verifikasi, sementara 38 akun sedang dalam tahap proses verifikasi," terangnya. (*)

Reporter : Agoes Embun | Editor : Agoes Embun
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]