Pasca Oknum Pegawai Lapas Terlibat Narkoba, Kalapas Bukittinggi Gelar Razia dan Bentuk Tim Khusus


Ahad, 18 April 2021 - 14:13:33 WIB
Pasca Oknum Pegawai Lapas Terlibat Narkoba, Kalapas Bukittinggi Gelar Razia dan Bentuk Tim Khusus Petugas Lapas Kelas II A Bukittinggi menggelar razia di blok A dan C, Sabtu (17/4/2021) malam.(Foto: IST)

BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM - Pasca ditangkapnya seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Bukittinggi oleh Satnarkoba Polres Bukittinggi, Jumat (16/4/2021), Kepala Lapas Bukittinggi Marten langsung membentuk tim khusus. 

Tim khusus dibentuk untuk memeriksa oknum pegawai Lapas berinisial HMS (31) terkait dengan pelanggaran kepegawaian di Mapolres Bukittinggi. 

Baca Juga : Update Penularan Virus Corona di Sumbar, Pasien Positif: 443, Sembuh: 291, dan Meninggal Dunia: 9 Kasus

Simak Terus Berita Sumbar Hari Ini di harianhaluan.com

"Hasil pemeriksaan kemarin terhadap yang bersangkutan, kita berhentikan sementara oknum tersebut sebagai PNS. Sampai keluar keputusan pengadilan. Jika, nanti keputusan pengadilan menyatakan yang bersangkutan bersalah. Maka dia akan diberhentikan sebagai PNS," jelas Marten. 

Baca Juga : Waduh! Masyarakat Batu Basa Tak Terapkan Prokes Saat Salat Idul Fitri

Selain itu, untuk mengantisipasi keberadaan barang yang dilarang di dalam Lapas, Kalapas beserta jajarannya kembali menggelar razia dan menggeledah blok dan kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Sabtu (17/4/2021) sekitar pukul 21.00 WIB. 

Simak Terus Berita Sumbar Terkini di harianhaluan.com

Penggeledahan kamar dan blok  penghuni Lapas tersebut dilakukan pasca ditangkapnya seorang oknum pegawai Lapas dan dua orang WBP oleh pihak kepolisian terkait peredaran narkoba. 

Menurut Marten, penggeledahan kamar dan badan yang dilakukan di kamar blok A dan C yang dihuni WBP kasus Narkoba usai penghuni Lapas mengelar shalat tarawih. Petugas berhasil mengamankan 10 unit Hp, 18 buah Charger Hp, 4 buah henset , 4 buah gunting dan satu buah pemanas air serta 6 buah sendok besi. 

"Barang Bukti (BB) yang kita temukan itu dilarang berada di dalam Lapas. Selanjutnya BB itu akan kita musnahkan," kata Marten melalui telepon selular, Minggu (18/4/2021). 

Sebelumnya,  Satnarkoba Polres Bukittinggi menangkap empat orang pelaku yang terlibat peredaran penyalahgunaan narkoba, Jumat (16/4/2021). Ke empat orang tersebut berinisial seorang pelajar TRM (17), ASN Lapas Kelas IIA Bukittinggi HMS, (31) AHP, (25) dan RHS (37) yang merupakan Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Kelas IIA Bukittinggi.  

Dari tangan pelaku anggota Polres Bukittinggi berhasil mengamankan 10 kg ganja kering asal Provinsi Aceh. (*)

Reporter : Yusril | Editor : Rahma Nurjana
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]