Secara Global, Orang Meninggal Gegara Corona Tembus 3 Juta


Ahad, 18 April 2021 - 15:50:20 WIB
Secara Global, Orang Meninggal Gegara Corona Tembus 3 Juta Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Secara global, jumlah kasus kematian akibat virus corona mencapai 3 juta orang per Sabtu (17/4/2021) lalu. Hal ini dipicu kemunduran berulang kampanye vaksinasi di seluruh dunia, serta krisis yang semakin parah di Brasil, India, dan Perancis.

Dilansir dari CNBC International, jumlah nyawa yang hilang akibat penyakit Covid-19 hampir sama dengan populasi di Kyiv, Ukraina; Caracas, Venezuela; atau metropolitan Lisbon, Portugal. Jumlah ini juga lebih besar dari Chicago, Amerika Serikat (2,7 juta) dan setara dengan gabungan Philadelphia dan Dallas.

Baca Juga : Waspada Stroke dan Cara Penanganannya

Jumlah ini juga diyakini lebih tinggi dari data yang dikumpulkan oleh Universitas Johns Hopkins karena adanya kemungkinan kemungkinan penyembunyian angka oleh pemerintah negara, serta banyak kasus yang terabaikan pada tahap awal wabah yang dimulai di Wuhan, China pada akhir 2019 silam.

"Ini bukanlah situasi yang kami inginkan dalam 16 bulan memasuki pandemi, di mana kami telah membuktikan langkah-langkah pengendalian," kata Maria Van Kerkhove, salah satu pemimpin Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk Covid-19, dikutip dari CNBC Indonesia.

Baca Juga : Melalui Si Jadoel, Inovasi untuk Tingkatkan Pemahaman Peserta JKN – KIS di Masa Pandemi

Di seluruh dunia, kematian meningkat lagi, rata-rata sekitar 12.000 per hari, dan kasus baru juga meningkat, melampaui 700.000 per hari. Di Brasil, kematian tercatat 3.000 per hari dengan virus yang lebih menular telah menyebar ke seluruh negeri.

Ketika dunia melewati 2 juta kasus kematian Covid-19 pada Januari lalu, dorongan imunisasi baru saja dimulai di Eropa dan AS. Saat ini, mereka sedang berlangsung di lebih dari 190 negara, meskipun kemajuan dalam mengendalikan virus sangat bervariasi.

Namun, sebagian besar negara yang lebih miskin dan beberapa negara kaya tertinggal dalam melakukan vaksinasi dan memberlakukan aturan penguncian serta pembatasan baru saat kasus virus melonjak.

Secara global, sekitar 87% dari 700 juta dosis yang dibagikan telah diberikan di negara-negara kaya. Sementara 1 dari 4 orang di negara kaya telah menerima vaksin, di negara miskin angkanya adalah 1 dari 500 lebih orang. (*)

Editor : Rahma Nurjana | Sumber : CNBC Indonesia
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]