Ketua DPD RI Minta Pemerintah Tegur TikTok, Ada Apa?


Senin, 19 April 2021 - 16:23:39 WIB
Ketua DPD RI Minta Pemerintah Tegur TikTok, Ada Apa? LaNyalla Mahmud Mattalitti

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti meminta pemerintah menegur TikTok untuk membatasi konten-konten yang tidak sehat dan membahayakan bagi anak-anak.

"Aksi-aksi membahayakan ini kerap dilakukan anak-anak demi memenuhi kepuasan dan kehebatan. Konten yang dipertontonkan sudah tidak sehat baik secara fisik maupun psikologis, di samping amat membahayakan," kata LaNyalla, Senin (19/4/2021).

Baca Juga : Berbagi Berkah Ramadhan, Elnusa Petrofin Tebar Ribuan Paket Sembako di Seluruh Indonesia

Aksi-aksi membahayakan itu sering terjadi di daerah. Terbaru, aksi tawuran sekelompok anak di bawah umur yang terjadi di Surabaya, Jawa Timur dalam rangka membuat konten TikTok. Aksi tak terpuji tersebut justru menjadi konten yang dipertontonkan secara vulgar.

Menurut senator dari Jawa Timur itu, TikTok sering melakukan challenge atau tantangan. Tentu saja hal ini mengundang rasa penasaran dan memancing adrenalin bagi anak-anak yang berdampak pada aktivitas membahayakan.

Baca Juga : Enam Polda Jadi Prioritas Penanganan Karhutla

"Pemerintah harus melakukan tindakan preventif dan teguran kepada TikTok untuk membatasi konten-konten yang tidak sehat dan membahayakan. Ini terjadi di berbagai daerah. Negara harus melindungi anak-anak dan generasi muda kita," tegas LaNyalla.

aksi tawuran oleh sekelompok anak di bawah umur terjadi di Surabaya, Jawa Timur. Mereka saling serang menggunakan sarung yang diisi dengan kerikil. Aksi itu dilakukan untuk kepentingan konten YouTube dan TikTok.

Mereka terpecah kelompok di beberapa titik jalanan di Kota Surabaya. Aksi itu dilakukan malam hari hingga jelang waktu Sahur.(*)

Reporter : Sam | Editor : Heldi Satria
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]