Jualan 'Rumput' Bermodal Rp50 Ribu, Pria Ini Kantongi Rp 100 Juta


Rabu, 21 April 2021 - 06:02:10 WIB
Jualan 'Rumput' Bermodal Rp50 Ribu, Pria Ini Kantongi Rp 100 Juta Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Bermula dari hobi, pria yang satu ini berhasil mendapatkan cuan ratusan juta rupiah tiap bulan. Adalah Acen, pecinta kucing yang banting setir dari karyawan menjadi pengusaha rumput gandum.

Buat yang belum tahu, rumput gandum bermanfaat bagi kucing untuk memuntahkan hairball dari dalam perutnya. Hairball merupakan kumpulan bulu kucing yang tertelan saat hewan imut itu membersihkan tubuh dengan lidahnya.

Baca Juga : Raih Keberkahan Ramadan, BNI Cabang Bukittinggi Bagikan 175.000 Paket Sembako

Awalnya Acen menanam rumput gandum untuk kebutuhan kucingnya sendiri. Kala itu belum ada rencana untuk membuka usaha. Lantas menjelang akhir 2020, dia memberanikan diri berhenti bekerja untuk memulai bisnis rumput gandum.

"Baru mulai September akhir 2020," kata Acen, dilansir detikcom.

Baca Juga : Uang Kripto Vs Uang Digital Bank Sentral, Ini Kata Bos Binance

Saat melakukan riset, dirinya menemukan bahwa merek rumput gandum belum ada atau masih jarang di Indonesia. Akhirnya dia membuat merek sendiri untuk produk tersebut.

Tak cuma itu, modal untuk memproduksi rumput gandum pun relatif murah. Akhirnya dia memutuskan membeli bibit seperlunya sambil terus mencoba menanamnya, tentu beberapa kali Acen mengalami kegagalan.

Setelah mencoba beberapa kali, akhirnya dia menemukan formula yang cocok dalam menanam rumput gandum, yaitu dengan memperhatikan faktor media tanam yang tepat, penyiraman yang pas, dan terdapat perlakuan khusus lainnya.

"Awal-awal sih kalau rumput itu biji gandum ya saya modal awal cuma Rp 50 ribu," sebutnya.

Namun, modal tersebut baru untuk bibitnya saja. Sementara ditambah keperluan lainnya, dia menghabiskan dana sekitar Rp 5 juta. Itu untuk melengkapi produknya selain rumput gandum, yaitu itu makanan kucing, aksesoris kucing, dan perlengkapan kucing lainnya.

Penjualannya pun terus meningkat dari waktu ke waktu. Jika di masa awal hanya menanam bibit sebanyak 1 kg dalam sebulan, sekarang dia dalam sebulan memerlukan 200 kg.

Omzetnya jangan ditanya lagi, telah berkembang berkali-kali lipat dari modal awal yang dia kucuran pada tahun lalu.

"Omzet per bulan sih rata-rata Rp 50 sampai Rp 100 juta, tapi nggak semua dari rumput gandum," tambahnya.

Nah, untuk menjaring konsumen, Acen masih mengandalkan media sosial dan e-commerce. Lengkapnya dapat mengunjungi akun Instagram @tokokekucingan.(*)

Editor : Nova Anggraini | Sumber : detik.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]