Perjuangan Rifa, Srikandi JNE Dharmasraya Menjalani Hidup dengan Dua Anaknya


Rabu, 21 April 2021 - 14:29:01 WIB
Perjuangan Rifa, Srikandi JNE Dharmasraya Menjalani Hidup dengan Dua Anaknya Rifa salah seorang Srikandi JNE Dharmasraya, penuh perjuangan demi sekolah anak di Pondok Pesantren.maryadi

DHARMASRAYA, HARIANHALUAN.COM - Hari ini 21 April diperingati sebagai hari Kartini, dimana Srikandi itu memperjuangkan untuk mengangkat derajat kaum ibu atau wanita. Dimana tidak ada lagi pembedaan pembedaan antara laki laki dan perempuan. Laki laki bisa cari uang, perempuan juga demikian, tidak ada lagi ini pekerjaan laki laki dan ini pekerjaan wanita.

Hal ini juga ada di JNE Cabang Dharmasraya, dan ini merupakan satu satunya kurir perempuan JNE di Sumatera Barat ada di Dharmasraya.

Baca Juga : Update Penularan Virus Corona di Sumbar, Pasien Positif: 443, Sembuh: 291, dan Meninggal Dunia: 9 Kasus

Rifa namanya, ia punya pujaan hatinya dua orang, tentu tidak jauh beda dengan setiap orang tua lainnya, perjuangan Rifa tidak lain dan tidak bukan bagaimana bisa menyekolahkan anaknya di Pesantren.

Suami Rifa yang bekerja sebagai buruh pabrik di salah satu perusahaan Kelapa Sawit di Dharmasraya, sepertinya belum cukup untuk bisa menyekolahkan anaknya ke luar dari wilayah tempat ia tinggal.

Baca Juga : Waduh! Masyarakat Batu Basa Tak Terapkan Prokes Saat Salat Idul Fitri

Perjuangannya tidak tanggung tanggung, bukan hanya perempuan, wilayah pengantarannya termasuk wilayah yang cukup rawan tindak kejahatan yaitu Kecamatan Timpeh dan Kecamatan Padang Laweh, namun dengan niat yang tulus dan ikhlas, ia belum pernah menemui kendala yang berarti."Cuma saya pernah seperti budak di perlakukan customer, ketika mengantar barang, customer sambil melemparkan uang COD sama saya," ungkap Rifa menceritakan pengalamannya kepada harianhaluan.com, Rabu (21/04) siang.

"Perjuangan saya hanya untuk putra ku agar bisa bersekolah di Pondok Pesantren di luar sana," katanya mengakhiri. 

Perjuangannya itu sangat didukung oleh suaminya, kalau sudah agak malam, ia dibantu oleh suaminya untuk mengantarkan kebahagian kepada pelanggan JNE Dharmasraya.

Manager JNE Cabang Dharmasraya, Fatimah Az Zahra yang sempat ditanya harianhaluan.com, menjelaskan, bahwa awal 2021 ada masuk lamaran jenis kelamin perempuan sebanyak tiga orang, setelah dilakukan training, hanya satu orang yang lolos yaitu Mbak Rifa."Dua lainnya tidak sanggup melakukan pengantaran karena berbagai kendala,"terangnya.

Untuk karyawan JNE ulasnya, yang perempuan dipanggil Srikandi dan yang pro dipanggil Kesatria dan tergabung dalam Tim JNE namanya.(*)

 

Reporter : Maryadi | Editor : Heldi Satria
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]