Rusia Siap Pasok 20 Juta Dosis Vaksin Sputnik Buat Vaksinasi Mandiri


Rabu, 21 April 2021 - 20:31:45 WIB
Rusia Siap Pasok 20 Juta Dosis Vaksin Sputnik Buat Vaksinasi Mandiri Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Rusia siap memasok 20 juta dosis Vaksin Sputnik untuk program vaksinasi gotong royong atau mandiri yang akan dilakukan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.

Demikian dikemukakan Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad usai menerima Dubes Rusia untuk Indonesia H.E. Mr. Lyudmila Vorobyova, di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/4/2021).

Baca Juga : Arus Balik, Pemudik Siap-siap Dibawa ke RSD Wisma Atlet jika Reakif Covid-19

Pertemuan tersebut membahas bantuan penyediaan vaksin Sputnik buatan Rusia untuk program vaksinasi di Indonesia melalui Program Vaksin Gotong Royong dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.

Pertemuan itu juga dihadiri perwakilan Kadin Indonesia dan perusahaan BUMN Bio Farma.

Baca Juga : Di Indonesia, Donasi untuk Palestina Terkumpul Rp 5 Miliar dalam 2 Hari

Program Vaksin Gotong Royong sendiri adalah program vaksinasi yang diluncurkan Kadin Indonesia dengan tujuan membantu pemerintah mempercepat penanganan pandemi Covid-19.

Progam Vaksin Gotong Royong diberikan kepada karyawan dan keluarganya secara gratis. Tercatat sampai 11 April 2021 sudah 17.836 perusahaan yang mendaftar untuk mengikuti program ini.

Jumlah perusahaan itu meliputi sekitar 8,5 juta orang yang terdiri dari 5 juta orang karyawan dan 3,5 juta keluarga karyawan. Program Vaksin Gotong Royong akan menggunakan vaksin Sputnik dari Rusia selain vaksin Sinovac.

“Kita sedang mengalami masalah utama yaitu kekurangan vaksin. Kebutuhan vaksin sangat urgent. Dengan adanya bantuan Vaksin Sputnik melalui Program Vaksin Gotong Royong dari Kadin bisa membantu Indonesia dalam program vaksinasi,” kata Fadel Muhammad.

Fadel mengungkapkan, terkait vaksin Sputnik sudah ada pembicaraan awal antara Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov. Kedua negara sepakat membuka kerja sama dalam penanganan Covid-19. Pemerintah menunjuk perusahaan BUMN Bio Farma untuk pengadaan vaksin Sputnik.

“Rusia telah memproduksi empat vaksin untuk Covid-19. Salah satunya adalah Sputnik. Pemerintah telah menugaskan perusahaan BUMN Bio Farma untuk mendatangkan Baksin Sputnik. Saat ini BPOM Indonesia sedang melakukan uji terhadap Vaksin Sputnik itu,” kata anggota DPD RI dari dapil Gorontalo itu.

Fadel menambahkan, vaksin Sputnik buatan Rusia sudah digunakan di beberapa negara berpenduduk muslim seperti Mesir, Pakistan, Palestina, dan negara Timur Tengah lainnya. Sedangkan kebutuhan vaksin Sputnik untuk Indonesia diperkirakan sekitar 20 juta vaksin.

Dubes Rusia untuk Indonesia Lyudmila G. Vorobyova menyebutkan bahwa salah satu isu pertemuan Menlu Rusia dan Menlu Indonesia pada 31 Maret 2021 adalah soal penanganan pandemi Covid-19.

“Rusia memandang Indonesia sebagai mitra utama di Asia Tenggara. Sama seperti Indonesia, kami memandang bahwa akses kepada vaksin harus adil untuk semua negara dan isu ini tidak boleh dipolitisasi,” katanya.

Lyudmila mengungkapkan bahwa Rusia adalah negara pertama yang mendaftarkan vaksin untuk Covid-19. Rusia memiliki pengalaman dalam bidang vaksinasi. Dengan fasilitas dan laboratorium besar, Rusia telah memproduksi empat vaksin untuk Covid-19, yaitu Sputnik V, Sputnik Light, EpiVacCorona, dan CoviVac. (*)

Reporter : Syafril Amir | Editor : Milna Miana
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]