Waspada! Varian Baru Mutasi Ganda B1617 dari India Telah Menyebar ke 5 Negara


Rabu, 21 April 2021 - 21:31:48 WIB
Waspada! Varian Baru Mutasi Ganda B1617 dari India Telah Menyebar ke 5 Negara Foto: AP Photo

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Varian baru Corona mutasi ganda asal India, B1617, kini telah menyebar ke berbagai negara di dunia. Mutasi dua varian Corona E484Q dan L452R itu ditemukan pertama kali pada akhir tahun lalu.

Menurut Dr Apana Mukherjee, peneliti di Indian Council of Medical Research, varian B1617 ini diketahui lebih cepat menular dan mudah melawan imunitas dalam tubuh karena terdiri dari dua mutasi.

Baca Juga : Arus Balik, Pemudik Siap-siap Dibawa ke RSD Wisma Atlet jika Reakif Covid-19

Seperti diketahui, saat ini India sedang mengalami 'tsunami' COVID-19 dengan terus bertambahnya kasus infeksi dan meningkatnya angka kematian.

Dr Nithya Balasubramanian, kepala penelitian kesehatan di Bernstein India, menyebut bahwa varian ini merupakan salah satu penyebab utama ledakan COVID-19 di India.

Baca Juga : Di Indonesia, Donasi untuk Palestina Terkumpul Rp 5 Miliar dalam 2 Hari

"Kami telah menghitung, kami percaya bahwa meningkatnya angka kasus (di India) dapat dijelaskan karena adanya mutasi ini," kata Dr Balasubramanian, dikutip dari detik.com melalui Bloomberg, Rabu (21/4/2021).

Dari berbagai sumber, berikut 5 negara yang telah melaporkan varian mutasi ganda B1617 asal India.

1. Inggris

Inggris telah mencatat sebanyak 77 kasus infeksi varian baru Corona B1617. Masuknya varian tersebut ke Inggris telah membuat India menjadi negara ke-40 yang masuk ke dalam 'daftar merah' perjalanan Inggris.

Per23 April, semua orang yang ingin melakukan kunjungan ke Inggris, kecuali warga negara Inggris dan Irlandia, yang melakukan transit di India tidak akan diperbolehkan untuk masuk.

2. Amerika Serikat

Di Amerika Serikat (AS), varian asal India tersebut pertama kali ditemukan di Stanford, California. Pada Senin (19/4/2021), Centres for Disease Control and Prevention (CDC) AS menghimbau warga negara Amerika untuk menghindari melakukan perjalanan ke India meski telah divaksinasi.

3. Selandia Baru

Pada 8 April lalu, Perdana Menteri (PM) Jacinda Ardern mengumumkan bahwa Selandia Baru tidak akan menerima wisatawan dari India, termasuk warga negara Selandia Baru yang datang dari India, selama dua minggu.

Keputusan tersebut diambil setelah negara tersebut mencatat 23 kasus infeksi baru, termasuk 17 kasus varian mutasi ganda India.

4. Irlandia

Tiga kasus pertama variasi COVID-19 asal India baru ditemukan di Irlandia pada Senin (19/4/2021). Ketiga kasus tersebut diidentifikasi melalui pengurutan kasus di National Virus Reference Laboratory (NVRL).

Dua dari ketiga kasus tersebut dilaporkan berasal dari perjalanan, sedangkan satu kasus lainnya masih dalam investigasi.

5. Israel

Israel melaporkan delapan kasus baru yang disebabkan oleh varian mutasi ganda India pada Selasa (20/4/2021). Varian B1617 tersebut diketahui menginfeksi wisatawan yang baru saja tiba dari luar negeri. Menurut laporan Reuters, vaksin Pfizer-BioNTech dinilai kurang efektif untuk melawan varian baru ini. (*)

Editor : Milna Miana | Sumber : Detik.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]