Menparekraf Bakal Undang Investor Kembangkan The Gate of Minangkabau di Padang Panjang


Rabu, 21 April 2021 - 22:52:20 WIB
Menparekraf Bakal Undang Investor Kembangkan The Gate of Minangkabau di Padang Panjang Menparekraf Sandi Uno saat berkunjung ke Padang Panjang.

PADANG PANJANG, HARIANHALUAN.COM - Di hari Kartini ini, 21 April, dirinya sangat berbahagia bisa mengunjungi The Gate of Minangkabau, atau kalau disini disebutnya museum Bustanul Arifin ya, Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM).

Hal ini disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahudin Uno hari ini berkunjung ke Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM) Padang Panjang, Rabu (21/4/2021).

Baca Juga : Update Penularan Virus Corona di Sumbar, Pasien Positif: 443, Sembuh: 291, dan Meninggal Dunia: 9 Kasus

Simak Terus Berita Sumbar Hari Ini di Harianhaluan.com

Di kesempatan tersebut Sandiaga Uno melihat koleksi museum yang ada sejarah-sejarah, foto-foto yang rencananya nanti akan kita lengkapi dengan story telling dan story economy.

Tak hanya itu di PDIKM, Walikota Padang Panjang juga memiliki rencana untuk membuat satu rest area yang terintegrasi dengan fantasiland, minang fantasy, dan ini areanya ada 15 hektar, sebagian sudah dikelola.

Baca Juga : Waduh! Masyarakat Batu Basa Tak Terapkan Prokes Saat Salat Idul Fitri

Simak Terus Berita Sumbar Terkini di Harianhaluan.com

Sebagian lagi, kata Sandiaga, yakni dua setengah hektar akan diundang untuk para investor untuk pengembangan.

"Nah, ini adalah tugas kita, tugas dan fungsi kita di Kemeparekraf untuk membantu mengemasnya, di deputi bidang industri dan investasi. Kita akan lanjut bekerjasama langsung untuk menjaring minat dari para investor untuk mengelola. Tentunya, sesuai dengan tadi trend terbaru pariwisata dan ekonomi kreatif termasuk juga di sini di padang panjang dikenal sebagai Serambi Mekkah," tambahnya.

Sandi mengatakan bahwa dia tidak akan pernah lupa, tahun 2019 pernah lewat di sini.

"Salah satu Diniyah yang tertua, diniyah putri yang tertua, yang menjadi acuan dari pendidikan yang insayaallah akan menghasilkan generasi kedepan yang berakhlakul karimah," katanya.

Ia berharap pengembangan The Gate of Minangkabau ini selaras dengan tujuan kemenkraf untuk meningkatkan kualitas dan sustainabilities.

"Saya sudah lihat secara detail protokol kesehatannya dijaga dan setelah ini saya mau pake baju adat untuk foto-foto," tukasnya.

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menyampaikan, keistimewaan masing-masing lokasi wisata di kabupaten/kota mesti terus di tingkatkan baik materinya maupun disisi pelayanan kewisataanya.

"Kelengkapan materi dan sistem pelayan wisata mesti menjadi perhatian pemerintah kabupaten /kota Sumbar. Keistimewaan dan kekhas masing-masing lokasi wisata agar tetap dipertahankan. Dan paling penting bagaimana nilai-nilai budaya juga telihat disana sebagai cermin kepribadian daerah," harap Mahyeldi.

Mahyeldi juga mengatakan, di lokasi wisata jangan pernah mengabaikan nilai-nilai budaya lokal, sehingga wisata halal yang berbudaya itu menjadi sesuatu yang menarik bagi setiap untuk mengetahui budaya.

"Kita berharap nilai-nilai budaya lokal dan kekhas lokasi tetap mempehatikan filosofi adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah (ABS-SBK). Kindahan alam, budaya yang unik dan kuliner yang enak sekali lebih mencermin wisata Sumbar lebih kepada wisata keluarga yang aman dan nyaman untuk dinikmati," inimbaunya. (*)

Reporter : Milna Miana | Editor : Milna Miana
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]