Bantah Ada Klaster Covid-19 Usai Maulid, Habib Rizieq: Saya Kena dari Bandara Soetta


Kamis, 22 April 2021 - 20:17:28 WIB
Bantah Ada Klaster Covid-19 Usai Maulid, Habib Rizieq: Saya Kena dari Bandara Soetta Sidang kasus kerumunan Habib Rizieq. (Luqman/detikcom)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Habib Rizieq Shihab (HRS) membantah adanya klaster COVID-19 di Petamburan, Jakarta Pusat, seusai acara Maulid Nabi Muhammad SAW dan pernikahan putrinya. Dia mengklaim terkena COVID-19 ketika di Bandara Soekarno-Hatta saat tiba dari Arab Saudi.

Hal itu disampaikan Habib Rizieq dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jalan Dr Sumarno, Cakung, Jaktim, dilihat dari detik.com, Kamis (22/4/2021).

Baca Juga : Berbagi Berkah Ramadhan, Elnusa Petrofin Tebar Ribuan Paket Sembako di Seluruh Indonesia

Awalnya, Rizieq bertanya kepada mantan Lurah Petamburan, Setiyanto, yang dihadirkan jaksa sebagai saksi apakah ada tracing setelah Setiyanto terkena COVID-19.

Habib Rizieq menyebut tidak ada panitia Maulid Nabi, termasuk para terdakwa, yang terpapar COVID-19 setelah mengikuti acara. Dia juga mengklaim terpapar Corona saat berada di bandara.

Baca Juga : Enam Polda Jadi Prioritas Penanganan Karhutla

"Maaf Pak lurah, kenapa saya tanyakan ini karena terdakwa yang lain, para panitia Maulid, Kyai Shabri, Ustaz Haris, Habib Ali, Habib Idrus, Ustaz Maman Suryadi ini semua ada di pusat kerumunan, ada di atas panggung, berimpitan, tapi tidak satu pun dari mereka yang terkena COVID. Saya sendiri kena COVID dari mulai bandara, bukan di Maulid," ucap Habib Rizieq.

Habib Rizieq juga sempat menyinggung pernyataan mantan Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Heru Novianto, soal adanya tes rapid kepada warga Petamburan usai acara Maulid Nabi. Hasilnya, tidak ada warga yang terpapar COVID-19.

"Pak (mantan) Kapolres Jakpus itu melakukan rapid tes untuk warga Petamburan setelah peringatan Maulid dan hasilnya yang di-rapid test yang ikut Maulid alhamdulillah berdasarkan keterangan dari (mantan) Kapolres Jakpus semuanya nonreaktif," ujarnya.

Sementara itu, Habib Rizieq juga menanyakan kepada saksi Endra Muryanto selaku Kepala Laboratorium Kesehatan Daerah DKI Jakarta terkait adanya klaster Petamburan. Endra membenarkan adanya 33 kasus positif Corona di Kecamatan Tanah Abang selama kurun 18-30 November 2020.

Namun ia tidak mengetahui apakah data tersebut mayoritas berasal dari Petamburan yang masuk wilayah Tanah Abang.

"Hasil dari penderita COVID pemeriksaan 18-30 November, Anda katakan ada 259 yang diperiksa, yang positif 33. Ini di DKI atau kecamatan Tanah Abang? Apa ada penjelasan 33 dari Petamburan?" tanya Habib Rizieq.

"Itu sampel yang kami terima dari Puskesmas Tanah Abang. Tidak ada keterangan dari kelurahan mana," jelas Endra.

"Saya mau tanya, sebagai orang laboratorium, apa ada semacam surat atau keterangan dari atasan Anda bahwa selesai peringatan Maulid di Petamburan itu ada klaster Petamburan, klaster Habib Rizieq, klaster Maulid, secara data di laboratorium?" tanya Habib Rizieq dan dijawab 'tidak ada' oleh Endra. (*)

Editor : Milna Miana | Sumber : Detik.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]