Pemerintah Putuskan WNI dari India Boleh Masuk Indonesia dengan Prokes Ketat, Karantina 14 Hari


Jumat, 23 April 2021 - 14:07:06 WIB
Pemerintah Putuskan WNI dari India Boleh Masuk Indonesia dengan Prokes Ketat, Karantina 14 Hari Menko Perekonomian sekaligus Ketua Komite Satgas Penanganan COVID-19, Airlangga Hartarto

JAKARTA, HARANHALUAN.COM - Menko Perekonomian sekaligus Ketua Komite Satgas Penanganan COVID-19, Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah memutuskan untuk tidak memberikan visa bagi warga negara asing yang pernah tinggal dan mengunjungi India dalam kurun waktu 14 hari. Lalu bagaimana dengan WNI di India yang hendak pulang ke Indonesia?

Airlangga mengatakan keputusan ini diambil setelah pemerintah mencermati kasus perkembangan COVID-19 di India dan sejumlah negara mulai melarang WN dari India masuk.

Baca Juga : Bingung Ziarah Kubur Dilarang, Dedi Mulyadi: Ganti Saja Jadi Wisata Religi

"Berdasarkan hasil pencermatan tersebut pemerintah memutuskan untuk menghentikan pemberian visa bagi orang asing yang pernah tinggal dan atau mengunjungi wilayah India dalam kurun waktu 14 hari," kata Airlangga, dikutip dari detikcom.

Airlangga kemudian menjelaskan prosedur bagi WNI di India yang akan pulang ke Indonesia. Mereka tetap diizinkan masuk dengan protokol kesehatan yang ketat.

Baca Juga : Dukung Perjuangan Rakyat Palestina, Indonesia Lakukan Upaya Maksimal di Semua Lini

"Sedangkan bagi warga negara Indonesia yang akan kembali ke Indonesia dan pernah tinggal atau mengunjungi wilayah India dalam kurun 14 hari tetap diizinkan masuk dengan protokol kesehatan yang diperketat," ujar Airlangga.

Airlangga menjelaskan sejumlah titik kedatangan dibuka. Mulai dari pelabuhan hingga bandara.

"Pertama titik kedatangan yang dibuka adalah pelabuhan udara bandara Soekarno Hatta, Juanda, Kualanamu kemudian Sam Ratulangi kemudian pelabuhan laut Batam, Tanjung Pinang dan Dumai. Sedangkan untuk batas darat, Entikong, Nunukan dan Malinau ini terkait dengan kepulangan PMI dari Malaysia," tutur Airlangga.

Setelah itu, WNI tersebut diwajibkan melakukan karantina. Karantina dilakukan di hotel khusus.

"Bagi WNI tersebut wajib dilakukan karantina selama 14 hari, karantina dilakukan di hotel khusus berbeda dengan hotel yang lain kemudian lulus tes PCR hasil negatif maksimum 2 x 24 jam sebelum keberangkatan dan hari pertama kedatangan dan hari ke-13 pascakarantina akan kembali PCR test," imbuh Airlangga.

Pengetatan protokol kesehatan untuk semua moda transportasi ini berlaku mulai 25 April 2021. Kebijakan ini bersifat sementara dan bakal terus dikaji ulang.

Editor : Rahma Nurjana | Sumber : detik.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]