Investasi Tumbuh, Indonesia Maju


Rabu, 28 April 2021 - 16:39:03 WIB
Investasi Tumbuh, Indonesia Maju Ketua BPD HIPMI Sumbar, Brian Putra Bastara

Penggantian Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menjadi Kementerian Investasi adalah langkah tepat. Dengan adanya Kementerian Investasi tentunya akan lebih terfokus dalam mengurus urusan investasi.

Oleh: Brian Putra Bastara - Ketua Umum BPD HIPMI Sumbar  

Baca Juga : Iedul Fithri: Geliat Ekonomi, Momentum Keluar Resesi

Dalam hal ini kami, HIPMI Sumbar melihat adanya peluang besar terhadap peningkatan pertumbuhan investasi ke depan, karena akan menjawab tantangan tumpang tindih regulasi yang selama ini menghambat investasi.

Apalagi dipimpin oleh Bang Bahlil Lahadalia yang telah sukses memimpin BKPM selama ini. Kemammpuan sosok Bang Bahlil tak diragukan lagi, beliau adalah seorang problem solver dan solution maker.

Baca Juga : Pembangunan dan Keadilan bagi Padagang Kaki Lima

Hal itu sudah dibuktikannya saat di BKPM, seperti merealisasikan investasi-investasi mangkrak, memberikan pelayanan perizinan yang semakin baik dan selalu merangkul pengusaha daerah dalam penyelesaian masalah.

Ketika dipercaya memimpin HIPMI skala nasional, Bang Bahlil punya rekam jejak merapikan organisasi. Karena itu sudah tepat kiranya Presiden Jokowi mempercayakan kepemimpinan Kementerian Investasi kepada Bang Bahlil, karena saya yakin beliau sanggup merapikan sistem birokrasi dan regulasi terkait investasi di Indonesia, terutama rumitnya birokrasi yang masih jadi hambatan yang nyata dari sisi investor.

Semoga dengan adanya Kementerian Investasi bisa memperbaiki citra Indonesia dalam keramahan berinvestasi sehingga bisa menciptakan kestabilan dan kemajuan perekonomian Indonesia.

Kita, khususnya HIPMI Sumbar juga berharap Kementerian Investasi di era Bang Bahlil nantinya mampu memberikan regulasi yang mampu mendongkrak tumbuhnya pengusaha dan investor muda Tanah Air, terutama Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang berkaitan dengan teknologi dan dunia digital.

Pun, menumbuhkan permodalan dari dalam negeri ini juga perlu diperhatikan, terutama dengan membuat regulasi terkait pembagian porsi investasi atau memberikan syarat-syarat tertentu agar pemodal dari luar negeri berkontribusi mendorong para investor di Indonesia.

Sebagai sosok yang pernah memimpin HIPMI dari 34 provinsi di Indonesia, saya yakin Bang Bahlil tentunya memahami betul bagaimana cara mendorong makin banyak para pengusaha dan investor di tingkat daerah bisa maju ke skala nasional.

Terakhir, kita juga berharap Kementerian Investasi bisa mengatasi masalah perekonomian Indonesia secara keseluruhan, terutama dalam upaya pemulihan ekonomi yang terdampak pandemi Covid-19. (*)

Editor : Rahma Nurjana
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]