Ratusan Pelanggar Terjaring Razia Prokes di Padang, Seorang Dilaporkan Reaktif


Sabtu, 01 Mei 2021 - 19:19:45 WIB
Ratusan Pelanggar Terjaring Razia Prokes di Padang, Seorang Dilaporkan Reaktif Ratusan orang terjaring Operasi Yustisi di Padang.

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Ratusan orang diamankan Polresta Padang lantaran melanggar protokol kesehatan pada JUmat (30/4/2021) malam. Dari ratusan orang tersebut, satu diantaranya reaktif swab antigen yang langsung digelar di Mapolresta Padang. Selain itu, ratusan sepeda motor juga berhasil diamankan dalam Operasi Yustisi tersebut. 

Kapolresta Padang, Kombes Pol Imran Amir menyatakan, warga yang reaktif tersebut dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumbar untuk menjalani perawatan dan karantina. Sedangkan sisanya menjalani proses lebih lanjut di Mapolres. Meski pelanggar didominasi perorangan, tidak sedikit pelaku usaha yang turut diamankan. Sebab mereka nekat membuka usaha tanpa menjalankan prokes. 

Baca Juga : Irawati Meuraksa Serahkan Donasi Spensa Peduli di SMP Negeri 1 Padang

Imran mengimbau masyarakat agar mematuhi prokes secara disiplin, terutama saat beraktivitas di luar. Sebab, Kota Padang sekarang ini berstatus zona oranye. "Mereka adalah warga yang kedapatan tidak mengenakan masker ketika berkumpul-kumpul di luar rumah. Beruntung semua pelanggar ini masih pertama kali ditangkap, kalau kali kedua, langsung kita masukkan ke sel khusus dan dipenjara 2 hari," kata Imran Amir, di Padang, Sabtu (1/5/2021). 

Sementara Kepala Bidang Penegak Peraturan Perundang-undangan Daerah (P3D) Satpol PP Padang Bambang Suprianto mengatakan para pelanggar akan diambil datanya. Identitas mereka kemudian dimasukkan ke dalam aplikasi daring Sistem Informasi Pelanggar Perda (Sipelada) untuk melihat apakah 400 pelanggar itu baru pertama ditindak, atau sudah kedua kali. 

Baca Juga : Cegah Penularan Covid-19, Lapas Padang Lakukan Penyemprotan Desinfektan

Menurutnya, jika pelanggar telah ditindak dua kali maka akan terancam sanksi denda hingga pidana dengan ancaman kurungan selama dua hari atau denda maksimal Rp250 ribu, sesuai Perda Nomor 6 tahun 2020. "Oleh karena itu kami ingatkan kepada pelanggar hari ini jangan sampai melakukan pelanggaran lagi, sanksi kurungan menanti," tegasnya. 

Operasi yustisi gabungan ini dilakukan oleh Polresta Padang bersama Satpol-PP Padang, Satpol-PP provinsi, Brimob Polda Sumbar, dan Bidokkes Polda Sumbar. Tidak hanya mengamankan pelanggar prokes, petugas juga mengamankan kendaraan yang tidak standar. (*)

Reporter : Agoes Embun | Editor : Agoes Embun
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]