Razia Sel Lapas Kelas II A Padang, Berbagai Barang Terlarang Ditemukan


Sabtu, 01 Mei 2021 - 19:30:32 WIB
Razia Sel Lapas Kelas II A Padang, Berbagai Barang Terlarang Ditemukan Barang terlarang yang diamankan saat razia Lapas Kelas II A Padang.

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Sejumlah barang terlarang disita petugas Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satopspatnal) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Padang saat melakukan razia pada blok hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP) pada Jum'at (30/4/2021) malam.

Tim Satopspatnal Lapas Kelas IIA Padang secara rutin menggelar penggeledahan blok hunian sebagai salah satu wujud langkah progresif menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas II A, Era Wiharto didampingi Kasi Kamtib Rusdi, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Bagus Dwi Siswandono dan diikuti oleh seluruh anggota tim Satopspatnal dan jajaran pengamanan Lapas Kelas IIA Padang.

Baca Juga : Irawati Meuraksa Serahkan Donasi Spensa Peduli di SMP Negeri 1 Padang

Koordinator Tim Satopspatnal Lapas Kelas IIA Padang, Rusdi mengimbau kepada seluruh tim yang akan bertugas melakukan penggeledahan untuk meningkatkan kewaspadaan selama kegiatan berlangsung. "Lakukan dengan hati-hati, tingkatkan kewaspadaan selama melaksanakan tugas serta selalu jalin kerjasama yang baik dalam tim," imbau Kasi Adminisitrasi Kamtib ini sebelum kegiatan dimulai. 

Dalam razia yang berlangsung selama kurang lebih dua jam ini, petugas berhasil geledah sebanyak sembilan kamar hunian dan menemukan sejumlah barang yang tidak semestinya berada di dalam blok hunian warga binaan. Petugas tidak menemukan barang berupa obat terlarang seperti narkotika, namun petugas berhasil mengamankan sejumlah barang yang dapat mengancam keselamatan penghuni warga binaan Lapas. 

Baca Juga : Cegah Penularan Covid-19, Lapas Padang Lakukan Penyemprotan Desinfektan

"Kita mendapatkan senjata tajam yang bisa mengancam penghuni Lapas lain, kemudian ponsel, sendok besi dan gunting,” jelas Kalapas Era Wiharto usai melaksanakan razia. 

Era juga mengatakan bahwa razia ini juga dalam rangka meningkatkan deteksi dini cegah timbulnya gangguan keamanan dan ketertiban serta memperketat pengamanan dan pengawasan di lingkungan lapas. "Seluruh barang temuan dikumpulkan, dicatat dan dilaporkan. Selanjutnya, dilakukan pemusnahan di depan seluruh petugas," tambahnya.

Selain dilakukan penggeledahan blok hunian, juga dilakukan tes urin terhadap 66 orang WBP. Dari 66 sampel urin yang diuji, hasilnya menunjukkan 59 orang negatif dan 7 orang positif. Berdasarkan keterangan yang diperoleh tim humas, 4 orang WBP yang memperoleh hasil positif karena masih dalam perawatan dokter, 1 orang merupakan WBP yang akan diberangkatkan ke Lapas Kelas I Palembang. 

Sementara, dua orang sisanya untuk sementara dimasukkan ke dalam sel pengasingan dan akan dilakukan pemeriksaan mendalam terkait masuknya barang terlarang tersebut. (*)

Reporter : Agoes Embun | Editor : Agoes Embun
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]