Polisi Telusuri Aliran Dana Kasus Antigen Bekas Kimia Farma di Medan


Selasa, 04 Mei 2021 - 13:12:56 WIB
Polisi Telusuri Aliran Dana Kasus Antigen Bekas Kimia Farma di Medan Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi.

MEDAN, HARIAHALUAN.COM - Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) terus menelisik aliran dana dari kasus penggunaan rapid test antigen bekas di laboratorium Kimia Farma di Bandara Internasional Kualanamu, Sumatra Utara. Sampai saat ini, jajaran kepolisian sedang mendalami aliran dana dan mengumpulkam bukti-bukti lain dari kasus ini.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Hadi Wahyudi. "Namun belum ada tersangka baru dalam kasus ini. Untuk sementara jumlah tersangka masih lima orang," tegas Kombes Pol. Hadi Wahyudi dilansir website resmi Polri, Selasa (4/5/2021).

Baca Juga : WNA China Masuk Indonesia Saat Larangan Mudik, Gus AMI: Pemerintah Harus Peka!

Mereka yang telah ditetapkan sebagai tersangka adalah PM, eks Plt Branch Manager Laboratorium Kimia Farma Medan dan empat orang eks pegawai di perusahaan farmasi tersebut yakni DP, SP, MR, dan RN. Salah satu yang disorot terkait aliran dana dalam kasus ini adalah keberadaan rumah mewah yang sedang dibangun oleh tersangka PM, tersangka yang menjabat sebagai Branch Manager. 

Rumah tersebut berada di kawasan Griya Pasar Ikan, Simpang Priuk, Lubuklinggau, Sumatera Selatan. Rumah tersebut diduga dibangun dari keuntungan penggunaan antigen bekas yang dari penghitungan sementara mencapai Rp1,8 miliar. Jumlah tersebut berdasarkan estimasi penggunaan layanan tes dengan antigen bekas sebanyak 200 orang per hari dan sudah berlangsung sejak Desember 2020. 

Baca Juga : Peneliti Nilai 100 Hari Kerja Kapolri Punya Semangat Demokratis

Saat penggerebekan, polisi juga menyita uang tunai sebesar Rp149 juta dari tangan tersangka. Dalam pengusutan kasus ini Polda Sumut sudah memeriksa 23 orang saksi. Di antaranya Dirut PT Kimia Farma Diagnostik Adil Fadillah Bulqini dan lima orang saksi di tempat kejadian perkara (TKP). Kemudian 15 orang lainnya dari Kimia Farma Diagnostik yang berada di Jalan RA Kartini Medan dan dua orang dari PT Angkasa Pura Solution. (*)

Reporter : Agoes Embun | Editor : Agoes Embun
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]