Mahfud MD dan Said Didu Saling Sindir usai Manchester City Lolos Final Liga Champions


Rabu, 05 Mei 2021 - 07:56:03 WIB
Mahfud MD dan Said Didu Saling Sindir usai Manchester City Lolos Final Liga Champions Menko Polhukam Mahfud MD dan mantan Staf Khusus Menteri ESDM, Muhammad Said Didu

HARIANHALUAN.COM - Sejumlah tokoh publik di Indonesia gemar membahas atau berkomentar tentang hal-hal ringan dan menghibur seperti pertandingan sepakbola. Mereka tak melulu membicarakan hal-hal yang berat terutama terkait politik. 

Salah satunya yaitu Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dan mantan Staf Khusus Menteri ESDM, Muhammad Said Didu. Bahkan keduanya terlibat saling sindir usai Manchester City memastikan langkah ke final Liga Champions Eropa, Rabu (5/5/2021) dini hari. 

Baca Juga : Menko Airlangga Apresiasi Dedikasi TNI dalam Penanganan Covid-19

Seperti diketahui Manchester City memastikan langkah ke final Liga Champions pertama mereka dalam sejarah usai mengalahkan Paris Saint Germain (PSG) melalui brace Riyad Mahrez di Etihad Stadium. Kemenangan itu melengkapi keunggulan aggregate 4-1 setelah sebelumnya PSG mereka lumat di Paris dengan skor 2-1. Saling sindir antara Mahfud MD dan Said Didu bermula saat Said Didu mengunggah foto kelapa muda dan gudeg yang dikirimkan oleh keponakan Gus Dur yakni Irfan Asy'ari Sudirman Wahid atau akrab disapa Ipang Wahid. Said Didu yang merupakan fans Manchester City kemudian menyebut nama Mahfud MD.

"Alhamdulillah dapat kiriman kelapa dan gudeg dari fans MU Gus @ipangwahid karena City masuk final. Kalau Gus Ipang mau pindah ke City silakan, tapi jangan ajak Prof @mohmahfudmd, biarin saja beliau terus jadi fans MU," kata Said Didu dengan nada bercanda lewat akun @msaid_didu. 

Baca Juga : Banyak Peninggalan Habibie yang Hilang, Mulyanto: Stop Dehabibienisasi

Cuitan Said Didu itu langsung memancing komentar Mahfud MD sebagai fans seteru Manchester City yaitu Menchester United (MU). Dia menyebut pertandingan sepakbola selalu bergiliran antara menang dan kalah. Dia meminta Said Didu menyiapkan mental jika nanti waktunya MU menang sementara City terpuruk. 

"Pertandingan itu berbicara menang dan kalah secara bergantian. Kadang menang, kadang kalah. Berkali-kali nasib MU menang, kali ini nasib City yang menang, MU kalah. Siapkan mental saat menang karena pada gilirannya akan kalah; mantapkan doa saat kalah karena nanti akan alami menang. Itu hidup," tulis Mahfud melalui akun Twitter @mohmahfudmd. (*)

Editor : Heldi Satria | Sumber : INews.id
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]