Kapal Laut Terpaksa Stop Operasi, Gubernur Kepri: Saya Hanya Melarang Mudik Lokal


Kamis, 06 Mei 2021 - 00:19:57 WIB
Kapal Laut Terpaksa Stop Operasi, Gubernur Kepri: Saya Hanya Melarang Mudik Lokal Suasana di pelabuhan domestik Tanjungbalai Karimun, Rabu (5/5/2021) atau satu hari sebelum pelarangan mudik lokal oleh Gubernur Kepri. (Ilham/haluankepri.com).

BATAM,HARIANHALUAN.COM-Armada laut  tidak dilarang beroperasi. Gubernur Provinsi Kepri, Ansar Ahmad hanya melarang mudik lokal sejak 6 hingga 17 Mei 2021 untuk mencegah penyebaran Covid-19

Namun pelarangan mudik lokal itu berimbas kepada tidak beroperasinya armada laut di wilayah Kepri, karena pengusaha kapal tentu  mengalami kerugian besar jika tetap beroperasi tanpa penumpang atau sedikit penumpang.

“Kita tidak larang armada laut beroperasi, tapi mereka tentu bicara demand suplay. Kalau demand terbatas, mereka pasti membatasi juga volume pelayarannya,” ujar Ansar Ahmad di Gedung Nasional Tanjungbalai Karimun, dilansir dari Haluankepri.com, Kamis (6/5/2021).

Baca Juga : Luncurkan Fitur E-Registration, PermataBank Dukung Generasi Muda Aktif Raih Financial Freedom

Kata Ansar, pelarangan mudik lokal itu sudah berdasarkan keputusan bersama Forkopimda Provinsi Kepri.

“Kalau mudik kita sudah rapat dengan Forkominda. Kemaren saya sudah buat surat edaran. Semua mudik kita larang, kita sudah satu bahasa,” jelasnya.

Hanya saja, sambung Ansar, ada pengecualian mudik bagi pihak-pihak tertentu.

Menurut dia, jika masih ada pihak-pihak yang dibolehkan melakukan perjalanan meski dengan persyaratan tertentu, itu artinya armada laut masih tetap jalan.

“Kalau itu jalan, kan perlu armada laut. Hanya volumenya saja yang terbatas, nanti mereka (perusahaan pelayaran) yang aturlah soal jadwalnya,” terang Ansar.

Tapi untuk hal apapun, kata Ansar lagi, tetap harus menggunakan dokumen itu (swab PCR dan GeNose).

“Sebagai contoh pegawai provinsi yang tinggal di Batam, dia mesti harus pegang surat dari pimpinannya, kemudian setiap dia berangkat mesti dilengkapi dengan GeNose itu, maka di pelabuhan-pelabuhan kita sedang mendorong itu,” pungkasnya. 

Sementara itu, hampir seluruh perusahaan pelayaran di Kepri memberhentikan armada laut mereka pasca keluarnya surat edaran dari Gubernur Kepri terkait pelarangan mudik lokal terhitung 6-17 Mei 2021.

Kapal fery tujuan pulau-pulau di Kepri termasuk Karimun yang menyatakan tidak beroperasi sejak 6 hingga 17 Mei bahkan ada yang hingga 18 Mei 2021 itu diantaranya Dumai Express, Dumai Line, Batam Jet, Miko Natalia, Oceana dan kapal-kapal jenis speedboat.

Keputusan penghentian beroperasinya kapal dengan rute antar pulau di Kepri tersebut tentu saja membuat kepanikan bagi masyarakat. (*)

Editor : Dodi | Sumber : Haluankepri.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]