Modus Operandi Kecoh Petugas, Pemudik Gunakan Ambulans


Jumat, 07 Mei 2021 - 22:35:25 WIB
Modus Operandi Kecoh Petugas, Pemudik Gunakan Ambulans Pos penyekatan Jalan Pantura, Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi.

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Banyak cara dilakukan orang untuk bisa mudik dan merayakan Lebaran di kampung halaman. Salah satu modus operandi yang dilakukan adalah dengan menggunakan mobil ambulans.

Meski telah menggunakan ambulans, petugas di penyekatan tetap menyuruh ambulans tersebut putar balik karena tidak dapat menunjukkan persyaratan yang harus dipenuhi.

Dilansir dari NTMC Polri, peristiwa itu terjadi di pos penyekatan Jalan Pantura, Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jumat (7/5/2021).

Baca Juga : Dibawa dari Singapura, Terpidana 10 Tahun Adelin Lis Ditahan di Salemba

Ambulans tersebut berisi 6 orang penumpang dan satu orang sopirnya. Dua orang dewasa, dua ibu-ibu dan dua orang anak-anak.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menerangkan, mereka mengaku hendak bertakziah ke rumah orang tuanya di luar kota. Tapi, nyatanya tak bisa menunjukkan persyaratan yang telah ditetapkan oleh Satgas Covid-19 berkenaan dengan ketentuan untuk bisa pulang ke kampung halaman di tengah pandemi Covid-19.

"Setelah dicek ternyata ambulans ini dijadikan modus operandi untuk mudik,  padahal persyaratannya tidak sesuai dengan aturan,” kata Yusri.

Adapun, surat itu antara lain keterangan dari RT/RW maupun kelurahan. Mereka juga tidak membawa surat keterangan negatif Covid-19 berdasarkan swab antigen. Petugas pun meragukannya pengakuan mereka. Sehingga, diberikan sanksi putar balik.

“Ya, mengada-ada saja makanya diputarbalikkan. Kan harus ada surat keterangan lengkap semua kayak antigen, tapi ini kan tidak ada,” ujar Yusri.

Yusri mengaku tidak melakukan penyitaan terhadap kendaraan ambulans yang disalahgunakan karena tidak ada dasar penahanan. (*)

Reporter : Syafril Amir | Editor : Milna Miana
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]