Pemprov Sumbar Tiadakan Salat Idul Fitri di Halaman Kantor Gubernur


Senin, 10 Mei 2021 - 10:39:41 WIB
Pemprov Sumbar Tiadakan Salat Idul Fitri di Halaman Kantor Gubernur Pelaksanaan salat idul Fitri di halaman kantor Gubernur Sumbar.

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Guna mengantisipasi penyebaran virus Corona atau Covid-19, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar kembali meniadakan salat Idul Fitri di halaman kantor Gubernur pada tahun 2021 ini. Pasalnya dari data Satgas Covid-19, Padang masuk dalam kategori zona orange.

Kepala Biro Bina Mental dan Kesra Setda Provinsi Sumbar, Syaifullah mengatakan, salat Idul Fitri di kantor Gubernur Sumbar ditiadakan karena masuk dalam zona orange.

Simak Terus Berita Sumbar Hari Ini di Harianhaluan.com

Syaifullah menyebutkan, hal itu pun sesuai dengan Surat Edaran Menteri Agama (Menag) Nomor 07 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Salat Idul Fitri Tahun 1442 H/2021 M di saat Pandemi Covid-19. Salah satu isinya terkait salat Idul Fitri 1 Syawal 1442 H/2021 M di daerah yang mengalami tingkat penyebaran Covid-19 tergolong tinggi (zona merah dan zona orange) agar dilakukan di rumah masing-masing, sejalan dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia dan ormas-ormas Islam lainnya.

Baca Juga : Orari Diharapkan Berkontribusi dalam Pembangunan Sumbar

Simak Terus Berita Sumbar Terkini di Harianhaluan.com

“Tahun ini kita tiadakan lagi salat Idul Fitri di Kantor Gubernur untuk menutup potensi penularan Covid-19. Sebab salat di kantor itu, biasanya warga yang hadir dari bermacam-macam daerah,” ucap Syaifullah, Senin (10/5/2021).

Kendati demikian, menurut Syaifullah, salat Idul Fitri di lingkungan masyarakat tetap diperbolehkan dengan catatan, lingkungan dimaksud tidak masuk zona merah. Kemudian sarana dan prasarana penerapan protokol benar-benar disediakan.

Sementara itu, Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal mengatakan, dari 19 kabupaten/kota di Sumbar, terdapat 15 daerah masuk zona oranye, 4 lainnya masuk zona kuning. Kemudian kecenderungan positivity rate mengalami peningkatan.

“Positivity rate atau rata-rata warga yang dinyatakan positif Covid-19 setiap minggunya di Sumbar meningkat, yakni 8,74 persen. Masih jauh di atas ketentuan WHO yakni 5 persen,” tutur Jasman.

Jasman mengimbau masyarakat agar memahami ditiadakannya salat Idul Fithri demi menutup ruang gerak virus agar tidak leluasa menular secara masif. (*)

Reporter : Milna Miana | Editor : Milna Miana
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]