Staf Ahli Minta Masyarakat Dukung Proyek Tol Seksi Padang-Sicincin


Selasa, 11 Mei 2021 - 12:58:54 WIB
Staf Ahli Minta Masyarakat Dukung Proyek Tol Seksi Padang-Sicincin Jalan Tol Padang-Pekanbaru. Foto istimewa

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Staf Ahli Bidang Pembangunan Kemasyarakatan dan SDM, Muhammad Yani berharap kepada masyarakat untuk terus memberikan dukungan terhadap pembangunan jalan tol yang melintasi Kabupaten Padang Pariaman, khususnya Kecamatan 2x11 Enam Lingkung.

Yani menuturkan, saat ini ada sebanyak 87 ganti rugi tanah dan sudah selesai sebanya 73 dan masih tersisa 14 lagi masih dalam proses. Pembangunan jalan tol sesi Padang-Sicincin sudah dilaksanakan selama tiga tahun. Namun, progresnya baru mencapai 37,98 persen dari total panjang 36,6 kilometer.

Simak Terus Berita Sumbar Hari Ini di Harianhaluan.com

"Kita berharap berharap pembangunan jalan tol bisa selesai secepatnya khususnya Padang-Sicincin," harap Yani saat Safari Ramadan di Masjid Raya lubuk Pandan, Nagari Lubuk Pandan Kecamatan 2 x 11 Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman.

Baca Juga : Pemko Padang Panjang Sosialisasikan Peluang Kerja ke Luar Negeri

Yani mewakili Sekda Pemprov Sumbar sebagai Ketua Tim Safari Ramadan.

"Kita meminta dukungan seluruh masyarakat baik di ranah dan rantau agar persoalan pembangunan jalan tol dapat diurai satu persatu demi terwujudnya infrastruktur yang kita butuhkan ini. Kita berharap pengerjaan jalan tol ini tuntas di tahun 2022," ungkap Yani.

Simak Terus Berita Sumbar Terkini di Harianhaluan.com

Sebelumnya, pembebasan lahan untuk keperluan pembangunan jalan tol seksi Padang-Sicincin pada penetapan lokasi (penlok) 2, dari kilometer (km) 4, 2 sampai kilometer 36 masih terus berjalan.

Kepala Bidang Pengadaan Tanah Badan Pertanahan Nasional Sumbar, Yuhendri Yakub mengatakan, proses pembebasan masih berlangsung. Sebagai pihak yang diberi tugas untuk menuntaskan ganti rugi lahan, BPN menargetkan, pada Juni mendatang ganti rugi bisa diberikan pada masyarakat pemilik tanah.

“Semoga tidak meleset dari target. Saat ini tim pembebasan lahan terus bekerja,” ucapnya, Minggu (2/5/2021).

Yuhendri Yakub menjelaskan, pengadaan tanah untuk pembangunan proyek strategis nasional jalan tol memang sempat mengalami kendala. Dirinci, untuk penlok 1 yakni dari kilometer 0 sampai 4, 2 telah tuntas, sehingga bisa dilaksanakan pembangunan fisik. (*)

Reporter : Milna Miana | Editor : Milna Miana
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]