DLH Sumbar Dorong Pembuatan Depo Limbah di Daerah


Selasa, 11 Mei 2021 - 18:20:19 WIB
DLH Sumbar Dorong Pembuatan Depo Limbah di Daerah Kepala DLH Sumbar, Siti Aisyah.

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumbar kini mulai serius menangani Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) medis.

Kepala DLH Sumbar, Siti Aisyah mengakui, saat ini penanganan limbah B3 belum ditangani secara maksimal.

Maka dari itu, kata Siti Aisyah, pihaknya mengajak fasiitas pelayanan kesehatan maupun semua stakeholder di Sumbar untuk mengelola limbah B3 secara benar.

Baca Juga : Pererat Hubungan Tim, Karyawan Grand Basko Hotel Gelar Baca Yasin Rutin

Simak Terus Berita Sumbar Hari Ini di Harianhaluan.com

Siti Aisyah melihat setiap lebaran banyak sampah karena banyak yang pulang kampung. Ada surat edaran dari Menteri Lingkungan Hidup perubahan surat edaran Nomor 2 Tahun 2020. Surat edaran mengarahkan terhadap pengelolaan limbah saat masa covid-19 ini.

"Untuk pengelolaan sampahnya juga dikelompokkan berdasarkan rumah tangga, kawasan, industri dan sebagainya," kata Siti Aisyah.

Simak Terus Berita Sumbar Terkini di Harianhaluan.com

Namun yang menjadi pembeda dari surat edaran terbaru, kata Siti Aisyah, pemerintah daerah juga diminta juga untuk pembuatan depo atau penyimpanan sementara. Ini khusus daerah yang jauh dari jangkauan.

"Seperti daerah Pasaman, itu kan jauh. Kalau diangkut setiap hari tentu susah, maka dibuat depo penyimpanan sampah," ujar Siti Aisyah.

Siti menjelaskan, hal dimaksud sehubungan dengan Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor SE.3/MENLHK/PSLB3/PLB3.3/3/2021 tentang Pengelolaan Limbah B3 dan Sampah Dari Penanganan Corona Virus Disease-19 (terlampir).

"Penanganan Covid-19 menghasilkan limbah B3 dan sampah, yang sumbernya antara lain berasal dari Fasyankes, tempat karantina, isolasi mandiri, limbah vaksinasi, laboratorium pengujian, serta pelaksanaan uji deteksi Covid-19 dengan teknologi lainnya," ujar Siti Aisyah.

Guna meminimalisir risiko penularan Covid-19 dari limbah B3 dan sampah tersebut, Siti Aisyah berharap untuk menugaskan Gugus Tugas Covid-19 bersama Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Keschatan kabupaten/kota untuk seoptimal mungkin mengelola limbah B3 dan sampah penanganan Covid-19 sesuai ketentuan yang tertuang dalam Surat Edaran Menteri LHK dimaksud.

"Selanjutnya, terhadap limbah B3 penanganan Covid-19 yang dihasilkan serta pengelolaan lanjutnya di masing-masing sumber agar Dinas Lingkungan Hidup masing-masing kabupaten/kota melaporkan secara elektronik setiap minggu melalui https://plb3.menlhk.go.id/limbahmediscovid/; lanjut dapat menghubungi Dinas Lingkungan Hidup Provinsi," tukasnya. (*)

Reporter : Milna Miana | Editor : Milna Miana
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]